RANGKUMAN BAB 3 GAMBAR ILUSTRASI
1. Gambar ilustrasi
Kata ilustrasi berasal dari bahasa Latin ilustrare, yang berarti menjelaskan atau menerangkan Ilustrasi adalah bentuk visualisasi dari sebuah tulisan yang dapat dibuat menggunakan teknik gambar, lukisan, fotografi, atau metode seni rupa lainnya, dengan fokus pada hubungan antara subjek dan tulisan yang dijelaskan, daripada bentuknya. Tujuan utama dari ilustrasi adalah untuk memperjelas atau menghiasi cerita, tulisan, puisi, atau informasi tertulis lainnya, sehingga memudahkan pemahaman melalui bantuan visual.
Gambar ilustrasi adalah karya seni dua dimensi yang dirancang untuk membantu pemahaman pembaca. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ilustrasi diartikan sebagai gambar yang membantu memperjelas isi buku atau karangan, serta sebagai gambar, desain, atau diagram yang berfungsi sebagai penghias. Ilustrasi juga dijelaskan sebagai penjelasan tambahan yang
digunakan untuk memperjelas suatu paparan.
a. Fungsi gambar ilustrasi
Ilustrasi saat ini tidak terbatas hanya pada suatu gambar yang menyerupai teks, melainkan telah mencakup banyak hal yang lebih luas dengan tujuan yang sama. Ilustrasi bertujuan untuk menarik sesuatu atau sebagai alat untuk menjelaskan sesuatu secara detail. Berikut dijelaskan
mengenai fungsi-fungsi dari ilustrasi.
1) Mempercantik suatu tampilan.
2) Menguraikan isi artikel atau cerita yang disampaikan seperti dalam buku komik atau novel grafis.
3) Sebagai sarana untuk merepresentasikan pengalaman dari peristiwa yang dirasakan dalam bentuk visual.
4) Membuat deskripsi atau penjelasan item agar lebih mudah dipahami.
5) Untuk menarik perhatian seseorang yang melihatnya, misalnya bukunya diberi gambar atau ilustrasi sehingga seseorang akan tertarik untuk melihatnya.
b. Fungsi gambar ilustrasi menurut ahli Fungsi cambar ilustrasi menurut ahli diuraikan sebagai berikut
11 Fungsi deskrinti fungsi ini memiliki arti bahwa gambar lustrasi menggantikan peri secara verbal tertulis atau berbasis teks llustrasi yang hidup ini memudahkan mempercepat seseorang untuk memahami sebuah tulisan secara menyenangkan
2) Fungsi kuantitatif, yakni fungsi gambar lustrasi yang menguraikan data statistik, SACAN bagan grafik tabel dan foto Selain itu juga dimanfaatkan untuk memudahkan seser dalam membaca dan mengolah data secara kualitatif. Hal tersebut diperoleh dari peng survei eksperimen ataupun berbagai macam penelitian lain.
3) Fungsi ekspresif fungsi memiliki arti bahwa ilustrasi dalam gambar dapat membantu untuk mengekspresikan emosi, situasi atau konsep yang abstrak ataupun sulit dipah Hal tersebut menjadikannya lebih terarah berani dan konkret. Misalnya fungsi eksp seperti kebahagiaan, kemarahan, dan kesedihan.
4) Fungsi struktural, fungsi ini untuk memberikan incian bagian dari suatu obiek atau ses yang lain. Hal ini tidak mudah untuk dijelaskan karena merinci sistem atau prosesnya. Wa mudah untuk dipahami serta dianalisis.
c. Unsur gambar ilustrasi
Unsur gambar ilustrasi diuraikan sebagai berikut.
1) Unsur manusia
Untuk penggambaran ilustrasi manusia alangkah baiknya memerhatikan dan menguasa beberapa proporsi dan anatomi tubuh manusia, baik orang dewasa maupun anak-an Anatomi merupakan letak tulang dan otot yang dapat menentukan cembung utama, sekunde Proporsional adalah perbandingan sebagian atau per bagian atau bagian dengan selunting dan cekung (menonjol atau tidak seperti tubuh manusia yang dapat menentukan bentu tubuh secara keseluruhan.
2) Unsur hewan
3) M
4)
ilustrasi pada manusia. Dalam hal ini harus menguasai proporsi dan anatomi. Jenis da Penggambaran ilustrasi pada hewan tidak berbeda jauh dengan penggambaran unsu bentuk hewan dapat dikelompokkan menjadi hewan darat, udara, dan laut. 3) Unsur tanaman
secara sederhana dan lengkap. Tanaman tidak dapat digambar secara detail, tetapi hana Pada umumnya penggambaran ilustrasi pada tamanam memiliki dua cara vakni penggambar berupa gips dalam bentuk tanaman. Gambar yang lengkap yaitu ilustrasi tanaman yang dape dirinci dan per bagiannya dapat digambar dengan hati-hati serta mendetail.
4) Unsur objek lain
Unsur objek lain yakni terdapat banyak jenis objek alam, objek buatan, dan objek imajas manusia. Semua jenis objek yang dapat digambarkan dalam gambar ilustrasi ini umung hanya dapat digunakan sebagai tambahan atau dekorasi pada sebuah gambar,
d. Pembuatan gambar ilustrasi
Adapun langkah-langkah dalam membuat gambar ilustrasi diuraikan sebagai berikut.
1) Menentukan ide
Langkah pertama yang dilakukan dalam menggambar sebuah ilustrasi yakni dengar menentukan atau memutuskan suatu ide ataupun gagasan. Selanjutnya menentukan ide ide kreatif, seperti menentukan karakter, adegan, suasana hati, dan suasana pendukung adegan pada gambar.
2) Membuat sketsa
Langkah selanjutnya yakni membuat sketsa gambar desain setelah mendapatkan ide Umumnya, pensil digunakan dalam pembuatan sketsa karya seni. Namun, ternyata tersedia cara lain yakni menggunakan pensil warna, krayon, cat air, dan tinta. Sketsa umumnya dapa berupa beberapa garis sederhana yang masih mewakili desain sederhana global.
3) Melakukan pewarnaan
dibuat. Umumnya, hal ini dilakukan berdasarkan hasil yang diharapkan ketika mewarna Langkah selanjutnya yakni mewarnai. Hal ini dilakukan setelah sketsa gambar selesai desain gambar ilustrasi Gambar ekspresif dapat dilakukan dengan dua gaya antara lain pola realistis dan pola tidak realistis. Misalnya, ekspresionisme, impresionisme, dan abstraksi.
elasan n dan
pers
rang
41 Langkah penyelesaian akhir
Langkah terakhir yakni menyelesaikan proses menggambar dengan mengamati hasil gambar secara keseluruhan. Jika gambar masih belum sempuma, sebaiknya diperbaiki pada proses ini
Stan jenis-jenis ilustrasi
eks
Berikut dijabarkan secara rinci mengenal jenis-jenis ilustrasi
Gambar ilustrasi karikatur
Karikatur berasal dari kata serapan yakni caricare yang dalam bahasa Italia memiliki arti sebuah makna representasi dari sesuatu yang pasti, tetapi dapat dibuat dengan menonjolkan keunggulan penggambaran obiek berupa lukisan. Karikatur umumnya dibuat dengan bentuk vang lucu dan unik, tetapi ditemukan beberapa karikatur sebagai penyampaian sebuah sindiran atau kritik terhadap suatu kejadian.
Gambar 3.2 Ilustrasi karikatur
b. Gambar ilustrasi komik
Komik merupakan jenis gambar ilustrasi yang menggabungkan teks dengan gambar visual menjadi cerita bergambar untuk menyampaikan informasi tertentu. Komik umumnya memiliki jalan cerita yang tersusun dari beberapa gambar konsisten dalam bentuk buku dan lembaran
c. Gambar ilustasi kartun
Kartun merupakan jenis lustrasi yang disaikan dalam bentuk menarik dan umumnya berg cerita menarik Kartun tidak hanya dibuat untuk menghibur pembaca, tetapi juga memilik at gambar kartun.
Gambar 3.4 lustrasi kartun
d. Gambar ilustrasi karya sastra
Gambar ilustrasi karya sastra dapat dimanfaatkan sebagai media pelengkap untuk menekankan pentingnya karya sastra. Karya sastra bisa berupa cerpen, sajak, dan puisi. Hal tersebut karena karya sastra dapat memberikan presentasi yang berfokus pada konten, sekaligus menjadi contoh seni dalam bentuknya.
e. Gambar ilustrasi vignette Gambar ilustrasi vignette merupakan gambar yang disisipkan untuk membuat narasi lebih bermakna. Hal ini dapat digunakan ketika memiliki gambar yang mendefinisikan narasi yang dimaksud, kemudian disisipkan untuk mengisi ruang kosong di atas kertas berisi narasi.
PREMIUNG GUARANTEED
Farsfaction
NO.46
土
MONEY BACK
QUALITY GUARANTEED
VECTOR FRAME
RETRO EMBLEM
FOR VINTAGE
DESIGN
f. Gambar ilustrasi buku pelajaran
Gambar 3.5 Ilustrasi vignette
Gambar ilustrasi buku pelajaran merupakan jenis lukisan teladan yang memiliki kemampuan untuk menjelaskan teks dan peristiwa, baik secara ilmiah maupun dalam bentuk gambar parsial. Contohnya pada buku teks dapat berupa gambar alam, bagan, dan foto.
g. Gambar ilustrasi khayalan
Gambar ilustrasi khayalan merupakan sejenis citra keteladanan yang dihasilkan dari daya khayal kreasi atau pengolahan imajinasi. Jenis gambar ilustrasi khayalan banyak terdapat pada ilustrasi cerita, kartun, novel, dan roman.
s Teknik pembuatan ilustrasi
Adapun teknik pembuatan ilustrasi dijelaskan sebagai berikut
Teknik menggambar dengan pensil
untuk Menggambar menggunakan pensil biasanya mengikuti format standar. Pensil tersedia dalam berbagai gaya dan ukuran, dengan variasi timah lunak dan keras. Semakin rendah angka pada pensil, semakin halus timahnya. Pensil dengan timah lunak umumnya digunakan unt menambahkan nuansa dan nada, sementara pensil dengan timah keras lebih cocok untuk menggambar kontur
Teknik menggambar pensil dapat diterapkan dalam dua tahap besar. Tahap pertama didasarkan pada menggambar garis yang membentuk kerangka gambar, sedangkan tahap kedua mengenai arsiran. Beberapa gradasi pensil yang berbeda akan membuat garis lebih atau kurang keras dan secara langsung memengaruhi teknik arsiran. Hal ini dapat terjadi pada zigzag terbuka, garis paralel, atau garis yang berbeda. Bentuk arsiran lainnya hampir tidak pernah digunakan, misalnya arsiran secara melingkar dan menghaluskan karena akan menghasilkan efek atau tampilan lain yang sangat berbeda. Tentu saja hal ini didasarkan pada kebutuhan.
sekankan t karena menjad
si lebih si yang i.
Sumber: https:/id.pngtree.com
Gambar 3.7 Ilustrasi dengan pensil
b. Teknik menggambar dengan arang (gaya klasik)
Pada umumnya gaya yang sering digunakan pada saat menggambar bebas dengan tanga yakni gaya klasik. Gaya ini sangat cocok digunakan untuk menggambar dengan arang (gra ataupun teknik menggambar kering. Grafit dapat digunakan pada permukaan yang halus, sep kertas, bahan bakar, dan meriam. Hal ini bergantung pada daya serap, berat atau gramasi, c tekstur. Beberapa seniman menggunakannya untuk membantu membuat garis karena mu dihapus dan menyatu dengan mudah. Arang (grafit) cocok untuk garis dan pewarnaan sangat baik untuk sketsa awal sebelum memulai melukis.
c. Teknik menggambar dengan pulpen atau tinta Teknik menggambar menggunakan pena merupakan hal istimewa karena pena merupakan untuk menggambar atau menulis vish tertuar dari bahan yang halus dan memiliki kes ketebalan kelenturan dan kebutuhan senimannya.
saat menulis sedar grafi digunakan sa Nih memiliki kegunaan yang takarta habisma seperti halnya pensa. Semua bergantung masing-masing tuluan atau kebutuhan untuk memperolehnya karena terdapat berbagai dan karakteristik Dalam membuat sketsa, pena kaligraf Dena khusus untuk menggambar teol atau garis baik tebal maupun tipis, Goresan yang d dengan tinta lebih liner danpada pensil. Salah satu kelebihannya yaitu dapat dikembang dalam beberapa lapisan dan perlu memperhitungkan pengeringannya pada setiap lapisan atas kertas.
d. Teknik menggambar menggunakan cat air untuk menggambar dan melukis Teknik menggambar menggunakan cat air merupakan salah satu sumber daya terbaik bagi senima Hal ini karena bahan yang dibuat dengan pensil cat air dif dengan air yang memungkinkan untuk menggabungkan teknik cat air dengan teknik menggambar Teknik ini biasanya digunakan untuk membuat lukisan artistik dan rekreasi Pada dasarnya, ini dapat dikerjakan dengan air dan umumnya digunakan di atas kertas, kain, atau kayu Teknik menggambar dengan spidol
Sama seperti anak-anak yang dapat menggunakan spidol berwama di buku lukisan, beatu juga dengan seniman Teknik menggambar menggunakan spidol ini dapat menggambar sem yang dimungkinkan oleh imajinasi. Hal tersebut karena terdapat banyak variasi ukuran tip yang awal dan wama. sampai akhir,
Teknik menggambar dengan airbrush
f. Pembuatan gambar menggunakan airbrush pada dasamya termasuk jenis lukisan sempr Penggunaan airbrush membantu menyebarkan wama di permukaan. Hal ini merupakan sala satu teknik yang paling unik yang dapat digunakan oleh seniman dengan tingkat pelatihan tertentu. Hal ini akan sangat dihargai karena kemungkinan penerapannya pada permukaan yang tidak rata dapat menciptakan hasil yang benar-benar menakjubkan.
g . Teknik menggambar dengan pensil wama
Pensil warna sangat peka terhadap sifat permukaan penyangga. Untuk menambah tingkat detailnya, bahan kertas putih yang terbuat dari kain perca serta permukaannya harus bagus dan berkualitas. Melalui teknik menggambar pensil warna ini semuanya dapat dibuat, mulai dar sketsa tonal yang lembut sampai karya yang detail menggunakan gradasi tonal lebih lebar. Teknik menggambar dengan spidol
h. Teknik menggambar dengan spidol merupakan salah satu hal yang paling modem dan paling banyak digunakan oleh semua seniman baru. Teknik ini diterapkan menggunakan spidol, down atau fiberglass untuk realisasi seni abstrak atau gambar dengan kombinasi warna yang baik. Salah satu keunggulan teknik ini adalah efisiensinya, karena biasanya tidak memerlukan pewamaan ulang, cukup satu kali aplikasi wama untuk menghasilkan hasil yang memuaskan.
Teknik menggambar sanguine
Sanguine merupakan teknik menggambar menggunakan pigmen bubuk kering atau kapur putih Hal ini berbeda dengan warna pastel. Teknik menggambar sanguine disebut menggambar a tres couleurs. Sebagian besamya dapat dimanfaatkan untuk potret. Efek pembuatan gambar penuh warna dapat dilakukan dengan tiga warna, yaitu sanguinis, putih, dan hitam. Teknik menggambar ini secara alami dapat menciptakan sensasi secara ringan yang berbeda dalam ilustrasi. Kehangatan dan kelembutan yang dibawa oleh sanguine pada gambar merupakan salah satu ciri utamanya.
j. Teknik menggambar menggunakan kuas
Teknik menggambar kuas merupakan salah satu teknik yang paling sulit dan klasik. Dalam hal ini, kuas yang dapat digunakan hanya masuk sampai kira-kira setengah bulu (ujung kuas) tanpa mencapai ferrule.
Kemudian kuas dapat dikeluarkan dari cativa dan dilewatkan sedikit melewati tepi pot untuk menghilangkan kelebihan cat pada kuas, terutama dari ujungnya. Setelah itu, dapat melanjutkannya dengan pengecatan. Agar tidak membuat kesalahan selama proses ini diperlukan banyak latihan. Oleh karena itu, teknik ini sangat dihargai dan dipraktikkan oleh
beberapa seniman saja. Teknik menggambar menggunakan digital
Teknik ini mencoba mengubah sketsa pensil dasar menjadi ilustrasi vektor. Metode ini hanya perlu mengetahui atau mengikuti kursus dasar mengenal aplikasi Pack Design, Creative Illustrator, dan Creative Photoshop. Hal tersebut sangat membantu untuk membuat gambar vektor. Terdapat berbagai jenis ilustrasi digital yang dapat dijadikan spesialisasi. Namun terdapat beberapa cara yang benar untuk membuat gaya dengan teknik ini, seperti memindai sketsa bentuk yang didapatkan, kemudian memberikan efek di Photoshop apabila dibutuhkan untuk di komputer, lalu membukanya melalui Illustrator. Sedikit demi sedikit akan dapat memberikan mencapai hasil luar biasa
Penerapan Ilustrasi pada desain komunikasi visual
Penerapan llustrasi pada desain komunikasi visual dijelaskan sebagai berikut.
a. Big and bold illustration
Big and bold illustration merupakan salah satu penerapan ilustrasi pada desain komunikasi visual. Big and bold illustration terdiri atas garis-garis minimalis, shape besar, berwarna-warni,
dan memiliki sifat yang berani.
b. 3D illustration
Seperti namanya, style ini membetuk 3D atau memiliki volume yang terkesan nyata. Dengan demikian, style ini akan tampak seperti aslinya.
Psychedelic illustration
Terkesan unik, style ini umumnya dapat dikelompokkan dalam kategori retro yang populer di tahun 60-70an. Ciri khasnya, yakni memiliki warna cerah, memiliki pila bervasiasi, dan
maximalist.
d. Paper cut illustration
Seperti namanya, ilustrasi ini terlihat seakan-akan terbuat dari kumpulan kertas-kertas berbagai corak yang disusun sedemikian rupa sehingga dapat membentuk kesatuan ilustrasi yang unik
Dalam sebuah seni terdapat penggunaan gambar sesuai dengan urutan yang telah diatur sedemikian rupa dengan tujuan untuk menceritakan atau menyajikan sebuah informasi. Sequential art merupakan suatu kumpulan karya seni dengan berkesinambungan antara satu dengan lainnya, baik citra ataupun cerita. Sequential art adalah seni yang paling berdekatan. Sequential art yang dibentuk menggunakan format berurutan akan memunculkan sebuah cerita atau maksud.
1. Jenis-jenis sequential art
Berikut dijelaskan mengenai jenis-jenis sequential art.
a. Komik
tersebut lebih sering berfungsi sebagai pelengkap. Menurut Scott McCloud, komik adalah Seiring dengan perkembangan zaman, komik juga mengalami evolusi, meskipun perubaha serangkaian gambar dan simbol vang ditempatkan berdekatan atau bersebelahan dalam urutan tertentu. Tujuannya adalah untuk menyampaikan informasi atau memberikan pengalaman estetik kepada pembacanya. Komik sering disebut sebagai sastra gambar. Biasanya, komi
40-an yang menikmati komik sebagai bahan bacaan, meskipun jumlahnya lebih sedikit. ada juga orang yang
1) Komponen dalam komik
Komponen-komponen yang terdapat dalam komik diuraikan sebagai berikut.
a) Panel
Panel adalah kotak yang berisi ilustrasi dan teks yang menyusun alur cerita dengan jelas untuk dibaca. Panel, yang sering disebut sebagai frame, memiliki berbagai bentuk. Panel tidak selalu berbentuk persegi, melainkan dapat berbentuk lainnya. Cara membaca panel dalam komik umumnya mengikuti urutan dari kiri ke kanan, atas ke bawah, atau searah jarum jam
b) Parit
Parit ini merupakan istilah untuk menyebut ruang di antara panel. Parit dalam komik bergantung pada kreativitas komikusnya. Adanya parit dalam komik dapat menjadikannya semacam perekat panel cerita.
c) Balon kata
Kata atau tulisan ini menjadi bentuk dari pembicaraan atau narasi cerita yang sedang digambarkan dalam panel komik. Balon kata tersebut memiliki tiga bentuk, yaitu balon ucapan, balon pikiran, dan keterangan. Macam-macam komponen balon kata ini, yaitu balon ucapan berisi ucapan atau dialog tokoh, balon pikiran, dan kotak keterangan.
d) llustrasi atau gambar
Komponen ini merupakan komponen yang paling penting pada sebuah komik. Beberapa komik hanya memiliki ilustrasi gambar pada panelnya tanpa teks karena para pembaca sudah tahu alur cerita hanya dengan ilustrasi tersebut. Adapun dua jenis ilustrasi, yaitu realis dan kartun. Ilustrasi realis umumnya memiliki gambar yang mirip dengan objek asli atau manusianya.
Sementara itu, ilustrasi kartun umumnya menggambarkan bentuk abstrak yang jauh dari oblek asli. Ilustrasi kartun ini menjadi bentuk tanggapan lucu dalam citra visual, kedua Jenis ilustrasi tersebut dapat digunakan dalam pembuatan sebuah komik, bergantung pada kreativitas pembuatnya.
e) Tema cerita
Tema cerita menjadi salah satu kekuatan dasar ketika membuat sebuah komik. Untuk Lambahan komponen lainnya meliputi ukudas aukuasa pada panel dan sudut pandang. Sudut pandang ini meliputi beberapa hal, seperti garis gerak, bunyi huruf, symbolia, kop komik, dan spaish.
2) Kegunaan komik
Pada zaman yang semakin canggih ini, komik dapat dikatakan memiliki banyak kegunaan dalam kehidupan manusia sehari-hari. Keberagaman tema cerita yang dihadirkan dalam komik mencerminkan respons terhadap berbagai aspek kehidupan sosial masyarakat. Contohnya saat ini banyak muncul komik dengan tema mistik atau spiritual.
a) Komik sebagai bisnis
Komik tidak hanya berfungsi sebagai hiburan semata, tetapi juga dapat menjadi lahan uang bagi komikus. Para komikus nyatanya dapat menghasilkan pundi-pundi uang melalui karya komiknya tersebut. Hal tersebut tentu dapat menjadi bukti nyata bahwa komik saat ini menjadi media yang menguntungkan bagi pihak seniman dan penerbit. Saat ini, pembuatan komik menjadi lebih mudah karena adanya alat-alat canggih dalam proses pewarnaan, penggambaran ilustrasi, dan pemasaran. Selain itu, pemasaran komik saat ini juga dapat dilakukan melalui surat kabar dan sosial media. Salah satu penerbit komik yang saat ini masih loyal dalam proses penerbitan komik yaitu Gramedia. Gramedia cukup konsisten dan kontinu dalam usaha menerbitkan komik. Komik-komik tersebut rata-rata hasil terjemahan sehingga dapat dinikmati oleh pembaca Indonesia dengan mudah. Contohnya, komik "Detective Conan" yang sampai sekarang masih setia diterbitkan oleh pihak Gramedia karena peminatnya tidak sedikit dan ceritanya menarik.
b) Komik sebagai media kampanye
Seperti yang diketahui sebelumnya, pembaca komik kebanyakan merupakan anak muda. Namun, banyak anak-anak yang berusia 9-12 tahun juga suka komik, apalagi dengan gambar berwarna. Oleh karena itu, muncul komik sebagai media kampanye. Misalnya, komik tentang game online dengan bentuk komik bergambar dengan sasaran pembaca anak-anak yang kecanduan game tersebut. Pemakaian komik sebagai media kampanye dinilai berhasil karena penyampaian pesan moral melalui ceritanya ringan serta menarik. Komik untuk kampanye ini juga dapat memberi informasi yang bermanfaat kepada orang tua.
c) Komik sebagai media pembelajaran inovatif
Komik sudah umum menjadi bahan bacaan favorit banyak orang, termasuk anak-anak di sekolahnya. Dengan demikian, komik dapat menjadi media pembelajaran yang inovatif untuk peserta didik. Saat ini, komik mulai berkembang di dunia pendidikan agar peserta didik dapat mengetahui materi pelajaran dengan mudah. Media pembelajaran komik dapat menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan. Dengan demikian, peserta didik akan merasa termotivasi dalam memahami materi. Komik dengan komponen utamanya yaitu ilustrasi gambar memiliki kondisi visualisasi yang menarik dan terkesan tidak membosankan bagi peserta didik.
Banyak materi pelajaran di sekolah yang telah menggunakan komik sebagai media pembelajaran. Misalnya, akuntansi, matematika, IPA, dan bahasa. Awalnya, komik hanya dimanfaatkan sebagai hiburan. Namun, seiring berkembangnya zaman dapat menjadi media pembelajaran yang menyenangkan.
Mirat bisa anak muda terutama anak usia sekolah terhadap komik cukup tindal Park kai membaca komik daripada buku pelajaran Hal peserta didk akan lebih menyukai karena penyampaian dalam kemik yang tak membosankan Peneliti peneliti menyatakan bahwa komik memiliki peran penting pada pembelajaran di sekolah yakni menjadikan
pembelajaran menyenangkan. di Komik sebagai media komunikasi promosi produk
Komik adalah media yang efektif dalam menyampaikan informasi melalui gamble alur cerita, dan teks. Dengan demikian, komik dapat diadikan sebagai media promos produk
berbentuk komik Komik dijadikan sebagai sarana promosi menggunakan alur cerita Umumnya, promosi melalui sosial media akan menjadi menarik ketika promosinya yang menarik, tetapi tetap tersirat promosi produk di dalamnya. Penggunaan komik sebagai sarana promosi produk harus dibuat dengan alur cerita
yang mudah dimengerti dan menarik perhatian pembaca selaku konsumen. Walaupun sekaligus promosi produk di dalamnya. Umumnya, promosi produk dengan komik in wujud komik berupa benda diam, tetapi isi dari komik tersebut dapat memberikan cerita komikus. Ketika promosi dengan komik ini tersebar luas ke media sosial maka akan memakai panel, beberapa tidak. Hal tersebut bergantung pada kreativitas masing-masing yang dapat dibilang wajib bagi semua orang. Misalnya, Meta (Facebook), X (Twitter), memiliki banyak manfaat. Hal tersebut karena media sosial sudah menjadi kebutuhan Instagram, Tik Tok, dan Youtube, Aktivitas promosi melalui sosial media dapat dikatakan mampu memengaruhi daya tarik pembaca selaku konsumen produk tersebut.
e) Komik sebagai media melestarikan budaya lokal
Cerita rakyat adalah salah satu bagian dari budaya yang mengikat masyarakat secara turun-temunin Centa rakyat dapat disebarkan melalui lisan sehingga dari zaman ke zaman terdapat banyak versi dari cerita rakyat itu sendiri. Cerita rakyat di Nusantara banyak yang memberikan nilai moral kepada pembacanya. Namun, cerita rakyat saat ini justru dilupakan. Semua orang lebih menyukai cerita yang terasa modern di era yang canggih ini. Padahal, cerita rakyat menjadi bentuk budaya yang wajib dilestarikan oleh generasi ke generasi. Oleh karena itu, komik dapat dijadikan satu cara untuk melestarikan budaya lokal tersebut.
Apabila semakin banyak masyarakat yang membaca dan mengenal budaya lokal, generasi masa depan kelak tidak akan asing dengan keberadaan budaya lokal tersebut Penggunaan komik sebagai media dalam usaha melestarikan budaya lokal memiliki keunggulan berupa penggambaran tokoh secara estetik serta penggambaran latar suasana yang lebih dipahami. Apabila masyarakat membaca cerita rakyat hanya melalui teks, belum tentu dapat menciptakan imajinasi yang sesuai. Dengan demikian, komik yang berisi cerita rakyat dapat diterima oleh masyarakat secara luas, terutama penggemar komik. Strategi kreatif tersebut selain menguntungkan komikus juga menguntungkan budaya lokal untuk tetap disadari keberadaannya oleh masyarakat di era sekarang.
3) Jenis komik
Adapun beberapa jenis komik diuraikan sebagai berikut.
a) Kartun
Dalam komik jenis ini, hanya memuat tampilan berupa gambar, ilustrasi, beserta balon kata. Umumnya, komik ini mengandung sindiran kepada suatu pihak atau humor komedi.
b) Comic strip
Comic strip umumnya berisikan penggalan-penggalan panel komik. Comic strip dibuat secara bersambung atau tidak langsung selesai.
c) Comic annual
Jenis komik berikutnya yakni komik annual. Sesuai namanya, komik jenis ini diterbitkan hanya dalam waktu satu bulan atau bahkan satu tahun Sekali
Web comic
n. Hal ini nyatakan
njadikan
ambar, romosi
sinya
centa
arita
oun
rita
ini
SENI DAN EKONOMI KREATIF
ggi Pars
e) Comic book
Web comic umum ditemul mula splikasi pembaca komik online seperti Line Webtoon dan MangaToon. Komik jenis ini menggunakan sosial media sebagai media publikasinya dan diminati oleh banyak pengguna internet.
Comic book merupakan jenis komik yang dikemas dalam bentuk bulu fisik Komik ini umum dijumpal di toko buku
4) Perkembangan komik masa kini (komik digital
Pada awal tahun 2010, penggemar komik fisik pertahan beralih ke komik digital. Hal tersebut didukung dengan adanya komik varid berudul Si Juki yang muncul di blog atau beberapa sosial media. Selanjutnya mulai muncul platform secara khusus yang menyediakan komik digital, seperti Webtoon Cayo Comics, bahkan sosial media. Misalnya, Instagram umum menyediakan komik digital yang diunggah secara langsung melalui akun komikusnya. Komik digital ini memiliki keunggulan yang dapat diakses melalui gawai masing-masing sehingga penikmat komik tidak perlu menuju toko buku untuk membeli komik fisik Bahkan, komik digital sekarang ini sudah diciptakan secara canggih dengan programming sehingga terdapat suara dan gerakan dari komik tersebut
Salah satu pelopor komik digital di Indonesia, salah satunya Nurfadi Mursyid yang merupakan komik da Tabalats. Komik digital Tahilalats salahsatunya ugradisih digeman oleh banyak orang dan tertit melalui akun sosial media fatalise damingitter. Sama seperti kegunaan komik yang telah dijelaskan sebelumnya yakni sebagai sarana promosi produk, komik digital Tahllalats juga digunakan sebagai lahan prothes Namun, hal itu tidak serta-merta membuat komik fisik tidak laku begitu saja. Para penikmat komik atau kolektor justru masih menyukai keberadaan komik fisik karena dengan membaca komik fisik dapat meningkatkan pengalaman nostalgia. Dengan demikian, keberadaan komik digital dan komik fisik seimbang penggunaannya dalam perkembangan industri komik ini
5) Genre dan contoh komik
Berikut dijelaskan mengenal genre-genre dan contoh komik
a) Genre action atau aksi yang termuat dalam komik umumnya menggambarkan tingkat aksi yang intens antara tokohnya. Dalam komik bergenre action ini, adegan pertempuran atau perkelahian tokohnya lebih banyak dimunculkan daripada balon katanya. Contohnya, komik One Piece, Naruto Shippuden, dan Bleach.
b) Genre adventure
Genre adventure (petualangan ini menjadi genre favorit penikmat komik Tokoh pada genre ini dapat diceritakan bepergian ke berbagai tempat untuk sebuah tujuan atau misi tertentu. Contohnya, One Piece dan Dragon Ball.
c) Genre fantasy
Pada komik bergenre fantasy (fantasi), penggambaran suasana dan tokoh seluruhnya berkaitan erat dengan dunia fantasi, Genre fantasi ini memiliki alur cerita magis dan latar tempat tampak seolah-olah tidak tersedia di dunia nyata. Contohnya, Sailor Moon dan Yugi-Oh
d) Genre mystery
Pada komik dengan genre ini, umumnya komikus menggambarkan suasana misteri dan mengajak pembaca untuk memecahkan teka-teki mengenai peristiwa dalam komik tersebut. Contohnya, Detective Conan dan Detective Kindaichi
e ) Genre comedy
Genre comedy (komedi) dapat menjadi pilihan pembaca semua orang yang merasa lelah
dengan tugas-tugas sehingga orang-orang dapat tertawa. Hal tersebut karena genre ini memiliki ucapan tokoh dan tingkah laku komedi. Contohnya, Kobo-Chan dan Krayon
b. Manga
Hampir semua pembaca komik pasti akan mengenal jenis komik yang satu ini. Hal ini karena manga merupakan jenis komik pertama yang tersedia sejak abad ke-20. Manga merupakan sampai ke Eropa sejak zaman penjajahan di Jepang. Perkembangan manga semakin diakul salah satu karva sastra Jepang vang kepopulerannya telah mendunia. Manga sudah dikenal dunia sejak populernya komik berjudul "Astro Bov karya Tezuka Osamu. Oleh karena itu sebutan khusus yang diberikan kepada penulis atau pengarang komik manga. Sampai saat saat ini Mangaka Tezuka Osamu dikenal sebagai Bapak Manga Kata mangaka sendiri adalah ini sudah banyak judul manga yang masih saja mendunia walaupun sudah lama diterbitkan mulai dari Naruto Bleach. One Piece. Detective Conan, Dragon Ball dan Doraemon.
Gambar 3.9 Manga
c. Graphic novel
Novel grafik merupakan sejenis buku yang memiliki kandungan komik. Walaupun istilah novel secara umum merujuk kepada karya literatur fiksi yang panjang, istilah novel grafik diterapkan secara luas juga mencakup karya fiksi, nonfiksi, dan karya antologi, Novel grafik dibedakan dengan istilah buku komik berdasarkan periode penerbitannya. Buku komik atau komik strip umumnya diterbitkan secara berkala, sedangkan novel grafik umumnya diterbitkan sekaligus. Sementara itu, istilah komik grafik kerap kali dimanfaatkan untuk merujuk kandungan khusus komik tersebut. Novel grafik umumnya menyajikan cerita dan tema dewasa. Hal ini untuk membedakannya dengan buku komik umum yang ditujukan sebagai bacaan anak-anak.
Penggunaan istilah novel grafik paling awal dicetuskan pada tahun 1964. Istilah ini dipopulerkan di komunitas komik setelah terbitnya A Contract with God karya Will Eisner (1978). Kemudian, menjadi akrab bagi publik pada akhir dasawarsa 1980-an setelah kesuksesan volume pertama Maus karya Art Spiegelman pada 1986. Edisi koleksi The Dark Knight Returns karya Frank Miller pada 1986 serta Watchmen karya Alan Moore dan Dave Gibbons pada 1987 juga turut memopulerkan istilah ini. Book Industry Study Group mulai menggunakan istilah novel grafik sebagai kategori tersendiri di toko buku sejak 2001.
2. Prinsip dasar pembuatan sequential art
Berikut prinsip dasar pembuatan sequential art.
a. Framing
Framing adalah bagian dari strategi komunikasi media dan komunikasi jurnalistik, yang merujuk pada proses pengaturan atau pengemasan informasi mengernai suatu peristiwa dengan tujuan membentuk opini atau mengarahkan pandangan publik terhadap peristiwa tersebut. Framing dalam pemberitaan adalah kelanjutan dari teori agenda setting, di mana fakta-fakta dalam suatu peristiwa dipilih dan disajikan untuk dianggap penting oleh pembaca (publik).
Tujuan dari framing adalah membingkai informasi agar menciptakan citra, kesan, makna tertentu, atau wacana yang akan diterima oleh audiens. Secara teoretis, framing adalah sudut pandang yang digunakan oleh wartawan atau media dalam memilih isu dan menulis berita. Framing memungkinkan wartawan melaporkan suatu peristiwa berdasarkan perspektif mereka, di mana fakta-fakta tertentu mungkin ditekankan atau diabaikan
Framing juga erat kaitannya dengan kebijakan redaksi (editorial policy), yang menentukan kali dipengaruhi oleh kepentingan ekonomi, politik dan idealogi pemilik media, yang juga menentukan arah pemberitaan dan agenda media. Dalam konteks ilmiah-akademis, framing adalah pendekatan untuk melihat bagaimana media membentuk dan mengkonstruksi realitas adalah salah satu metode analisis pemberitaan media, yaitu analisis framing. Analisis framing atau peristiwa dengan menyeleksi isu tertentu, mengabaikan isu lain atau menonjolkan aspek tertentu dalam suatu peristiwa. Framing adalah metode penyajian realitas, di mana kebenaran suatu kejadian tidak diabalkan sepenuhnya, tetapi dimodifikasi dengan memberikan penekanan Murray Edelman, Robert N. Etman. William A. Gamson, serta Zhongdang Pan dan Gerald M pada aspek tertentu. Beberapa ahli yang mengemukakan teori atau model framing antara lain Kosicki
b. Paneling
Panel merupakan kotak yang berisi ilustrasi dan teks yang membentuk alur sebuah cerita Panel juga berisikan frame atau representasi dan kejadian utama atau cerita yang terdapat di bawah, atau searah jarum jam. dalam komik tersebut. Dalam membaca komdari kejadian i panel dari kiri ke kanan, atas ke
Balon dialog
Berikut diuraikan mengenai balon dialog.
1) Basic bubble
Jenis balon kata atau speech bubble yang pertama adalah basic bubble. Sesuai namanya. bentuk yang satu ini sangat sederhana yakni seperti balon kata pada umumnya.
Bentuknya oval dengan posisi horizontal, di ujungnya terdapat ekor mengarah ke mulut tokoh yang sedang berdialog atau yang mengeluarkan suara. Umumnya, balok ini untuk adegan dengan dialog yang normal.
2) Vertical bubble
Masih mirip dengan jenis yang pertama, vertical bubble umumnya digunakan apabila tidak terdapat ruang untuk menggambar gelembung secara horizontal. Fungsinya masih sama dengan basic bubble yaitu untuk menjelaskan adegan berdialog normal.
3) Multibubble
Pendidikan Antikorupsi
Kedisiplinan
Patuhilah semua peraturan dan ketentuan yang
Multibubble terdiri atas gabungan dua gelembung dan terdapat satu buah ekor yang mengarah ke mulut tokoh atau yang mengeluarkan suara. Posisinya dapat vertikal maupun horizontal bergantung pada ruang kosong yang tersedia di dalam frame gambar. Multibubble sengaja dimanfaatkan untuk membagi dialog menjadi dua bagian. Umumnya, dialog Ini untuk menjelaskan adegan dialog tokoh yang sedang malu atau tidak yakin dengan yang sedang dikatakan.
berlaku dalam kehidupan sehari-hari.
4) Inwards pointing tail bubble
Inwards pointing tail bubble merupakan jenis balon kata berbentuk oval dengan ekor yang mengarah ke dalam gelembung. Fungsi ekor di dalam speech bubble yakni untuk menunjukkan letak arah dialog berasal. Sama halnya dengan jenis balon kata, tetapi ekornya menghadap ke dalam karena si tokoh tidak digambarkan di dalam halaman yang sama. Misalnya, inwards pointing tail bubble digambar di halaman sebelah kanan, padahal tokoh yang berdialog berada di halaman sebelah kiri. Dengan demikian, arah ekor gelembung menghadap ke kiri sesuai posisi tokoh.
5) Jagged edges bubble
Balon kata yang berikutnya adalah jagged edges bubble. Jenis yang satu ini umumny digunakan ketika terdapat adegan tokoh yang sedang berbicara dengan lantang ata berteriak. Bentuk gelembung yang seperti ledakan seakan mempertegas suara tokoh yar berteriak nyaring dari segi visualnya.
6) Wavy bubble
Berbeda dari jagged edges bubble, wavy bubble digunakan untuk menunjukkan tokoh yang Bedanda dari jagged edge sedih, atau bergumam dengan penuh keraguan. Misalnya, adegan saat tokoh merasa sangat kelelahan. Dengan demikian, bentuk gelembung sengaja dibuat
bergelombang
7) Dashed line bubble
Pada komik atau manga, bentuk gelembung dengan outline putus-putus umumnya digunakan saat terdapat adegan tokoh yang sedang berbisik. Pada sebuah speech bubble, penggunaan garis putus-putus dapat memberikan kesan tidak tegas sehingga cocok untuk adegan berbisik
8) Blast bubble
Jenis gelembung blast bubble umumnya digunakan saat terdapat adegan pengumuman, dapat lewat speaker, radio, dan televisi. Dengan demikian, ketika terdapat adegan pengumuman, komikus memilih untuk menggunakan jenis gelembung yang satu ini. Bentuknya yang seperti ledakan juga menambah kesan suara bervolume tinggi.
9) No tail bubble
No tail bubble bentuknya sangat simpel. Apabila basic bubble menggunakan ekor, no fail bubble tidak. Jenis gelembung ini umumnya digunakan untuk memvisualisasikan dialog tokoh yang dibicarakan dalam hati atau self talk
10) Cloud like bubble
Gelembung berbentuk seperti awan ini memiliki fungsi yang tidak jauh beda dengan rio tail bubble. Hanya saja cloud like bubble lebih menggambarkan pikiran tokoh yang sedang berbahagia atau bermimpi.
11) Rectangular bubble
Bentuk persegi tanpa ekor umumnya dimanfaatkan untuk menulis narasi dalam menjelaskan situasi, fatar tempat, atau latar waktu. Fungsinya agar pembaca dapat mengetahui apabila terjadi pergantian setting dan suasana yang sedang dihadapi tokoh.
3. Teknik coloring pada sequential art
Teknik coloring pada sequential art dijelaskan sebagai berikut.
a. Pemilihan warna
Warna memiliki kemampuan untuk mempengaruhi desain dengan membuat sesuatu yang awalnya kurang menarik menjadi lebih artistik. Hal ini terjadi karena visual lebih mudah diterima oleh indera, dan wama memainkan peran penting dalam hal ini. Setiap warna memiliki makna tersendiri dan dapat menyampaikan pesan tertentu. Oleh karena itu, desainer harus sangat berhati-hati dalam memilih warna.
Secara umum, warna dapat mempengaruhi cara pandang seseorang. Saat melihat warna tertentu, kita mungkin merasakan efek menenangkan pada mata atau pikiran. Penggunaan warna yang tepat akan memberikan kesan positif pada desain yang dibuat. Selain itu, penting untuk memilih warna yang benar-benar merepresentasikan desain yang sedang dikerjakan.
b. Penggunaan gradient
6
Gradient atau gradasi warna merupakan pola warna yang dapat dikembangkan dari dua atau lebih warna. Dengan demikian, dapat dibuat tingkatan warna tertentu dengan tidak merusak dan mengubah warna itu sendiri. Perlu diketahui bahwa setiap warna memiliki sentuhan hangat dan dingin yang juga merupakan elemen penting dalam proses pencampuran warna karena dapat memengaruhi hasilnya. Warna merah dan kuning merupakan warna-warna hangat, sedangkan biru merupakan warna dingin. Berdasarkan pengertian tersebut, warna panas atau hangat merupakan warna yang umumnya menimbulkan suasana ceria. Wama ini membuat seseorang seolah-olah merasa memiliki kedekatan maupun terhimpit atau sempit. Sensasi panas timbul ketika melihat warna-warna panas seperti merah api dan kuning matahari. Sementara itu, warna dingin adalah golongan warna yang memiliki makna kesejukan, ketenangan, dan kelembutan.
wana gradient yang kurang menarik hindan mencampurkan warna dingin dan hands ANN
saling berlawanan Penggunaan tekstur
Takstur merupakan tampilan permukaan atau corak dan suatu benda yang dapat dinilai dengan sayu, dan dinding Poa. Tekstur dapat berupa permukatseiptu benda yang dapakaan baju, ku kaal estetik dang Penggunaan tekstur pada desain dapat benda seperiperataman visual serta laitur bersidati sebuah desain. Sementara itu, daldapat menambah pengalaual tidak semus tekstur bersifat nyata, ada juga yang bersifat serlu Tekstur semu merupakan tekstur yang dibuat secara visual dan suatu bidang. Tekstur digunakan untuk mengatur keseimbangan pada desain
Penerapan sequential art
Berikut dijelaskan mengenai sequential art pada desain komunikasi visual. Buku
Dalam pembuatan cover buku, sebaiknya para desainer dapat menerapkan konsep sequential art pada cover buku yang dibuat.
b. Poster
Poster merupakan salah satu media publikasi yang terdiri atas tulisan, gambar ataupun kombinasi antarkeduanya. Poster saat ini telah banyak didesain dengan menerapkan sequential art
c. Iklan
Adapun desain iklan dengan menerapkan sequential art salah satu contohnya yaitu desain produk teh pucuk
Concept Art
Dalam sebuah film ataupun game kota yang futuristik, robot-robot raksasa, paus yang terbang di atas awan merupakan sebuah karya dan seorang concept artist. Seorang concept artist memiliki ide-ide fantastis yang belum pernah dipikirkan sama sekali oleh orang lain. Apabila ingin mengetahui lebih lanjut tentang concept art, mari pelajari secara menyeluruh materi berikut.
Gambar 3.10 Concept art
1. Memahami concept art
Concept art adalah bentuk ilustrasi yang digunakan untuk menyampaikan ide dalam pembuatan film, video game, dan animasi. Tanpa ilustrasi dari concept art, sebuah film mungkin tidak akan menjadi karya yang hidup dan menarik. Tugas seorang concept artist adalah memvisualisasikan karakter, lingkungan, dan semua elemen lainnya sehingga mampu menghidupkan alur cerita sebuah film. Oleh karena itu, seorang concept artist harus memiliki imajinasi yang luar biasa dan mampu memvisualisasikannya dalam bentuk karya seni.
Karakter concept art
Seperti namanys, seorang kas thar setuh coretan Pembuatan karakter sebaiknya memiliki kepribadian artek yang jetes
Lingkungan concept art
Lingkungan conceptart seseorang yang berfokuserta pembuatan desain kons dan Pustrasi ingkungan ini sebuah karya sens
Concept art peralatan
Tokoh pada fim pasti memiliki peralatan, seperti pakaian, senjata, atau bahkan kostum untuk
Bim yang menceritakan seorang tokoh superhero Adepun tujuan concept art diuraikan sebagai berikut.
a. Untuk menggambarkan progres proyek pada investor dan kilen
b. Sebagai pelengkap storyboard dan menjadi pedoman proyek terkait desain dalam cerita c. Menerjemahkan ide-ide yang dimiliki oleh semua anggota tim produksi.
d. Memperjelas proses character dan environment development dalam proyek.
e. Memperjelas anggaran proyek yang berhubungan dengan biaya untuk desain dan sews properti
2. Jenis concept art
Berikut dijabarkan jenis concept art.
a. Character design
Desain karakter adalah elemen penting dalam karya visual seperti animasi, komik, dan Intellectual Property (IP). Sebagai fondasi dari sebuah IP, merancang karakter memerlukan pemikiran mendalam, meskipun sering terlihat sederhana. Proses ini harus selaras dengan tema, plot, dan cerita karya visual, Setiap elemen karakter, mulai dari gaya visual hingga latar belakang, harus mendukung cerita dan pesan yang ingin disampaikan. Misalnya, dalam cerita berlatar Perang Dunia, karakter sebaiknya tidak mengenakan pakaian modern seperti jaket varsity, kecuali jika cerita mendukungnya, seperti tema perjalanan waktu. Selain itu, karakter harus mencerminkan latar belakang mereka, termasuk sifat, masa lalu, kondisi ekonomi, dan keluarga. Contoh karakter gadis tomboi dapat didesain dengan celana jins, sepatu kets, jaket, dan rambut pendek, serta ekspresi dan gestur yang mencerminkan kepribadiannya.
Detail kecil dalam desain karakter juga harus mendukung pesan cerita. Jika menemui kesulitan, mencari referensi dari karakter yang sudah ada bisa membantu, tetapi hanya sebagai inspirasi, bukan untuk menjiplak. Secara keseluruhan, desain karakter membutuhkan pemikiran yang matang karena karakter adalah elemen kunci dalam sebuah karya visual. Karakter yang dirancang dengan baik tidak hanya mendukung cerita tetapi juga bisa menjadi daya tarik utama dari karya tersebut.
b. Environment design
Enviromentol graphic design atau umum disebut grafik lingkungan merupakan segala bentuk grafik yang tersedia di lingkungan, termasuk semua elemen di dalamnya. Elemen tersebut berupa tanda petunjuk arah, papan pengumuman, ornamen grafis pada sebuah bangunan, pelat nama di gedung-gedung, sampal objek tulisan pada bidang dua dimensi ataupun tiga dimensi.
c. Weapon dan asset design
Weapon dan asset design berfokus pada produksi desain untuk senjata, peralatan, dan aset lain yang akan digunakan karakter ketika beraksi. Pembuatan senjata sesungguhnya adalah tugas yang paling menantang, karena senjata tersebut harus sesuai dengan karakteristik dan sifat dari karakter yang menggunakannya. Proses pengerjaan bagian ini harus memiliki pemahaman terkait formulasi yang digunakan dalam desain Industri
d. Vehicle design
Vehicle design hampir minp dengan weapon design, merancang objek anorganik seperfidiam membutuhkan pengetahuan mengenai desain industri Istri Perancang harus memahami alat dan cara kerja yang diperlukan untuk desain jenis kendaraan. Meskipun terkadang kendaraan yang dibuat begitu fiksi, struktur desain harus berdasarkan pada objek realistis
3. Proses pembuatan concept art
Proses pembuatan concept art dijabarkan sebagai berikut.
Riset
Pelaksanaan riset atau penelitian dapat dilakukan secara metodikal menggunakan kaidah ilmiah untuk mendapatkan temuan atau penyelesaian dari suatu masalah, Kegiatan riset meliputi beberapa hal, yaitu pengumpulan, pengolahan, pengkajian, dan penyajian data secara sistematis. Untuk melakukannya, seorang peneliti harus bersikap objektif dan menggunakan bukti empiris dalam mengemukakan analisis suatu data. Oleh karena itu, pengerjaan riset membutuhkan metode ilmiah untuk mendapatkan hasil yang berkualitas.
b. Sketsa
Sketsa merupakan suatu gambar atau lukisan yang masih kasar atau belum selesai untuk mengawali sebuah penggarapan karya lukis, arsitektur, dan animasi. Pendapat lain mengatakan arti sketsa adalah suatu gambar pendahuluan atau prarancang yang masih kasar, ringan, dan sifatnya sementara sebagai dasar dalam membuat karya lukisan. Secara etimologis, kata sketsa berasal dari bahasa Inggris sketch yang awalnya berasal dari bahasa Yunani shedios estempore artinya sebuah gagasan tanpa persiapan.
1) Pengertian sketsa menurut para ahli
Berikut diuraikan pengertian sketsa menurut para ahli.
a) Oesman Effendi
Sketsa merupakan suatu perpaduan dari proses melihat, merasakan, menghayati, berpikir, ekspresi, empati, serta bersikap. Dengan demikian, sketsa melibatkan kedalaman jiwa dan kepekaan dari suatu intuisi seseorang terhadap suatu objek yang akan direkam.
b) But Muchtar
Sketsa merupakan suatu ungkapan yang paling esensial dalam seni. Sketsa memiliki fungsi sebagai media dalam proses kreativitas sekaligus sebuah karya.
c) Eko Agus Prawoto
Sketsa merupakan sebuah desain awal atau planing ketika akan menciptakan sebuah lukisan. Sketsa adalah gambar sementara di atas kertas atau kanvas yang memiliki fungsi sebagai awal untuk membuat lukisan asli yang aktual.
d) H. W. Flower
Sketsa merupakan sebuah gambaran atau lukisan pendahuluan yang masih kasar dan ringan. Hal ini tercipta tanpa persiapan apapun.
e) Kamus Besar Bahasa Indonesia ( KBBI)
Sketsa yakni lukisan yang cepat (hanya garis-garis besarnya): gambar sebuah rancangan, rengrengan, denah, bagan; pelukisan dengan kata-kata yang berhubungan dengan sesuatu hal berupa sebuah garis besar, tulisan singkat, dan ikhtisar ringkas.
2) Pengelompokan sketsa secara umum
Secara umum, sketsa dapat dibedakan ke dalam dua kelompok yakni seni rupa murni dan seni rupa terapan. Seni rupa murni adalah seni yang tidak memperhatikan fungsi dan kegunaannya, hanya berfungsi sebagai hiasan saja. Sementara itu, seni rupa terapan adalah seni yang memperhatikan fungsi dan kegunaannya sekaligus memperhatikan keindahannya.
d. Vehicle design
Vehicle design hampir mirip dengan weapon design, merancang objek anorganik seperti ini cara kerja ykan pengetahuan muk desain jenis kendaraan. Meskipun terkadang kendaraan yang membutuhkan mengenai desain industri. Perancang harus memahami alat dan dibuat begitu fiksi, struktur desain harus berdasarkan pada objek realistis
3. Proses pembuatan concept art
Proses pembuatan concept art dijabarkan sebagai berikut.
a. Riset
Pelaksanaan riset atau penelitian dapat dilakukan secara metodikal menggunakan kaidah ilmiah untuk mendapatkan temuan atau penyelesaian dari suatu masalah. Kegiatan riset meliputi beberapa hal, yaitu pengumpulan, pengolahan, pengkajian, dan penyajian data secara sistematis. Untuk melakukannya, seorang peneliti harus bersikap objektif dan menggunakan bukti empiris dalam mengemukakan analisis suatu data. Oleh karena itu, pengerjaan riset membutuhkan metode ilmiah untuk mendapatkan hasil yang berkualitas.
b. Sketsa
Sketsa merupakan suatu gambar atau lukisan yang masih kasar atau belum selesai untuk mengawali sebuah penggarapan karya lukis, arsitektur, dan animasi. Pendapat lain mengatakan arti sketsa adalah suatu gambar pendahuluan atau prarancang yang masih kasar, ringan, dan sifatnya sementara sebagai dasar dalam membuat karya lukisan, Secara etimologis, kata sketsa berasal dari bahasa Inggris sketch yang awalnya berasal dari bahasa Yunani shedios estempore artinya sebuah gagasan tanpa persiapan.
1) Pengertian sketsa menurut para ahli
Berikut diuraikan pengertian sketsa menurut para ahli.
a) Oesman Effendi
Sketsa merupakan suatu perpaduan dari proses melihat, merasakan, menghayati, berpikir, ekspresi, empati, serta bersikap. Dengan demikian, sketsa melibatkan kedalaman jiwa dan kepekaan dari suatu intuisi seseorang terhadap suatu objek yang akan direkam.
b) But Muchtar
Sketsa merupakan suatu ungkapan yang paling esensial dalam seni. Sketsa memiliki fungsi sebagai media dalam proses kreativitas sekaligus sebuah karya.
c) Eko Agus Prawoto
Sketsa merupakan sebuah desain awal atau planing ketika akan menciptakan sebuah lukisan. Sketsa adalah gambar sementara di atas kertas atau kanvas yang memiliki fungsi sebagai awal untuk membuat lukisan asli yang aktual.
d) H. W. Flower
Sketsa merupakan sebuah gambaran atau lukisan pendahuluan yang masih kasar dan ringan. Hal ini tercipta tanpa persiapan apapun.
e) Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
Sketsa yakni lukisan yang cepat (hanya garis-garis besarnya); gambar sebuah rancangan, rengrengan, denah, bagan; pelukisan dengan kata-kata yang berhubungan dengan sesuatu hal berupa sebuah garis besar, tulisan singkat, dan ikhtisar ringkas.
2) Pengelompokan sketsa secara umum
Secara umum, sketsa dapat dibedakan ke dalam dua kelompok yakni seni rupa mumi dan seni rupa terapan. Seni rupa murni adalah seni yang tidak memperhatikan fungsi dan kegunaannya, hanya berfungsi sebagai hiasan saja. Sementara itu, seni rupa terapan adalah seni yang memperhatikan fungsi dan kegunaannya sekaligus memperhatikan keindahannya.
3) Fungsi dan tujuan sketsa
Adapun fungsi dan tujuan sketsa diuraikan sebagai berikut.
a) Fungsi sketsa
(1) Sebagai gambar awal untuk meminimalkan kesalahan dalam membuat gambar atau
Berikut beberapa fungsi sketsa.
lukisan. (2) Sebagai gambaran awal tentang suatu tema yang akan dibuat lukisan atau
gamber. (3) Membantu pengamatan seorang seniman dalam memulai karyanya
(4) Membantu meningkatkan kemampuan seniman dalam mengkoordinasikan hasil pengamatan dan keterampilan tangan.
b) Tujuan sketsa
Tujuan sketsa dipaparkan dalam poin-poin berikut.
(2) Untuk merekam dan mengembangkan suatu gagasan yang akan digunakan.
(3) Untuk memberikan gambaran citra, gagasan, atau prinsip secara singkat.
(1) Untuk merekam inspirasi atau sesuatu yang seniman lihat.
4) Jenis-jenis sketsa
Berikut diuraikan mengenai jenis-jenis sketsa.
a) Sketsa gambar garis besar merupakan sketsa yang tercipta dalam bentuk gambar garis garis sederhana tanpa rincian dan belum selesai.
b) Sketsa cepat merupakan sketsa yang tercipta menggunakan beberapa garis besar saja untuk memperlihatkan citra pada sketsa yang telah selesai,
c) Studi sketsa merupakan sketsa yang tercipta dalam bentuk coretan-coretan cepat dan kurang terperinci untuk memberikan gambaran umum lukisan.
5) Unsur-unsur sketsa
Berikut diuraikan mengenai beberapa unsur sketsa.
a) Garis adalah unsur utama dalam sketsa yang terdiri atas garis vertikal, horizontal, dan melengkung.
b) Warna adalah kombinasi warna hitam dan putih yang memberikan efek gelap serta terang dari gambar sketsa yang tercipta.
c) Bidang adalah bagian yang terbentuk dari garis-garis yang dapat menyatu dan dapat menjelaskan bagian kecil dari suatu gambar karena merupakan bagian dari bentuk.
d) Bentuk adalah gabungan dari beberapa bidang yang dapat membuat suatu sketsa memiliki arti dan dapat masyarakat kenali.
e) Efek pencahayaan adalah efek yang terlihat pada sketsa sehingga gambar yang dihasilkan terlihat tegas dan jelas.
6) Teknik membuat sketsa dan contoh sketsa
Adapun mengenai teknik pembuatan sketsa dan contoh sketsa diuraikan sebagai berikut.
a) Teknik arsir, yaitu teknik membuat sketsa dengan membuat arsiran garis-garis muni. Teknik arsir dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu, arsir sejajar, arsir silang, dan kombinasi keduanya.
b) Teknik dussel, merupakan teknik membuat sketsa yang mirip seperti teknik arsir, tetapi garis-garisnya dibuat lebih halus dengan cara digosok. Dengan demikian, terlihat gradasi warna yang halus.
c) Teknik perspektif, adalah teknik membuat sketsa dengan membuat gambar yang dapat mengomunikasikan objek tertentu. Hal ini seperti yang terlihat oleh mata melalui sudut pandang tertentu.
d) Teknik blok, adalah teknik membuat sketsa dengan cara menutup objek gambar menggunakan satu warna. Dengan demikian, hanya tampak bentuk umum atau globalnya.
e) Teknik linear, adalah teknik membuat sketsa dengan garis sebagai unsur yang paling menentukan. Hal ini seperti garis lurus maupun melengkung
f) Teknik pointilis, merupakan teknik membuat sketsa dengan menggabungkan titik-titik menjadi suatu bentuk. Kemudian akan menghasilkan efek gelap terang pada suatu objek
g) Teknik aquarel, yaitu teknik membuat sketsa menggunakan sapuan warna tipis cat air, Dengan demikian, menghasilkan gambar transparan.
c. Pewarnaan
Selain dapat membuat gambar lebih enak dipandang, perpaduan warna juga dapat mengasah kesesuaian perasaan. Pencampuran warna tidak selalu menghasilkan konsistensi hasil yang indah. Hal ini bergantung pada kuantitas masing-masing warna yang dicampur. Kegiatan mewarna juga mengasah kesabaran serta keterampilan tangan Kesabaran akan semakin terasah karena kegiatan ini menuntut untuk menambahkan cat pada garis atau bentuk yang digambar secara hati-hati. Kegiatan mewarnai dapat mewadahi kreativitas sebagai seniman dalam melakukan pewarnaan. Seniman bebas untuk memilih wama sesuai karyanya. Berikut
diuraikan mengenai beberapa cara dalam melakukan pewarnaan.
1) Blocking
Blocking adalah teknik dasar mewarnai dengan cara memblok dan memberi warna pada bidang gambar menggunakan warna tertentu. Umumnya, jenis yang digunakan yaitu satu warna. Teknik ini paling umum digunakan, terutama bagi pemula.
2) Gradasi
Teknik gradasi dapat dilakukan dengan cara menambahkan warna yang masih seirama, satu shade, dan bertingkat pada sebuah gambar. Dalam gambar sederhana, misalnya ingin menggambar biru laut maka mulai dengan warna biru muda, biru langit, dan biru tua. Umumnya, gradasi diawali dengan memberi warna dasar primer pada keseluruhan permukaan gambar.
3) Mixing
Mixing berorientasi pada pencampuran warna menggunakan goresan goresan linear (garis lurus) ataupun goresan circular (melingkar). Teknik ini akan menghasilkan perpaduan warna baru. Pemilihan jenis goresan dapat disesuaikan dengan objek yang digambar. Apabila ingin mewarnai langit, goresan yang lebih sesuai adalah goresan linear. Sementara itu, untu mewarnai pohon dengan banyak daun dapat menggunakan goresan circular.
4) Finishing
Berdasarkan namanya, finishing adalah tahap terakhir dari kegiatan mewarnai. Pada tah ini hasil gambar yang telah berwarna dapat dilengkapi dengan menyempurnakan bagi bagian tertentu yang dapat ditingkatkan kualitasnya. Pewarnaan gambar yang masih ka juga dapat diperhalus kembali. Dengan demikian, hasil keseluruhan gambar akan tam lebih baik dan menjadi sempurna.
4. Penerapan concept art
Penerapan concept art dijelaskan sebagai berikut.
a. Film
Film sebagai karya seni umum diartikan hasil cipta karya seni yang memiliki keleng dari beberapa unsur seni untuk memenuhi kebutuhan yang sifatnya spiritual, Unsur ser menunjang sebuah karya film, yaitu seni rupa, seni fotografi, seni arsitektur, seni tari, se sastra, seni teater, dan seni musik. Kemudian ditambah lagi dengan seni pantomin dar Kesemuanya adalah sebuah pemahaman dari karya film yang terpadu dan umum Dilit
b. Game
dengan tujuan refreshing) Gaти Game merupakan sesuatu yang dapat dimainkan dengan aturan tertentu sehingga rasional Permainan ten maal beberapa tra merang dan kalah (dalam konteks tidak serius suatu cara belajar yang dapat digunakan dalam mencanals interaksi antara sejumlah son dari dua sampa memaksimalkan kemen ataupun perorangan yang menunjukkan strategi-strategi sekumpulan peraturan vano mimbangun situasi bersaing da wan lawwars Pecaturan-peraturan dapat meners atau kelompok dengan memith strategi yang dibangun untuk me sendiri ataupun untuk meminin neminimalkan kemenangan kemungkinan tindakan untuk setiap pemain sekirilah keterangan dapat diterima sedap pem sebagai kemaluan bermain dan sejumlah kemenangan atau kekalahan dalam berbagai agai situas
tersebut dapat mencintakan ikusi visual yang membuat seolah terdapat obiek di dalam Animasi atau animation merupakan sebuah gambar yang dapat bergerak Gambar-c. Animasi yang berpindah dari satu titik ke titik lainnya. ar-gent
D Environmental Graphic Design
Environmental Graphic Design (EGD) atau desain gratis lingkungan melibatkan berbagai ditiple berfokus pada aspek visual dalam membantu navigasi, mengomunikasikan identitas dan inform ilmu desain termasuk desain grafis, arsitektur, interior, lanskap, dan desain industri. Kesemuanya na manusia bercerita melaka serta menciptakan pengalaman yang menghubungkan orang dengan tempat. Secara historis lukisan di dinding qua. Namun, dalam konteks modern, profesi ini baru muncul sekitar 40 tahun yang penggunaan tanda-tanda di lingkungan dimulai sejak seni purba, di mana lalu ketika sekelompok desainer menyadari bahwa pekerjaan mereka lebih dari sekadar membua tanda-tanda. Mereka kemudian mendirikan SEGD (Society for Experiential Graphic Design) sebaga wadah untuk memajukan bidang ini.
payfactors
94
Gambar 3.11 Environmental graphic design
1. Tujuan environmental graphic design
Environmental graphic design memiliki beberapa tujuan berikut.
a. Menyediakan informasi yang dibutuhkan pengunjung.
b. Memberikan informasi koleksi kepada pengunjung.
c. Membangun suasana lokasi.
d. Mempermudah pengunjung melakukan aktivitas di sebuah lokasi.
2. Faktor environmental graphic design
Faktor yang memengaruhi environmental graphic design diuraikan sebagai berikut.
a. Fungsi
Environmental graphic design memiliki peran penting, terutama pada saat melakuka pendesainan karya seni. Salah satunya pada karya seni desain ilustrasi.
b. Lokas
Pembuatan desain ilustrasi dengan menerapkan environmental graphic desaign akan memberikan nilai tersendiri, terutama penentuan lokasi atau tata letak ketika melakukan Bendesainan dustrasi mengenai tata leta beomponen-komponen pada desain ilustrasi tersebut. Salah satunya pembuatan desain mural pada dinding atau tembok
Target pasar
Pembuatan desain ilustrasi memilik) target pasar yang cukup luas, terutama banyak digunakan oleh pelaku industri, Ilustrasi dimanfaatkan untuk memasarkan produknya agar dapat dikenal oleh banyak orang atau pembeli
d. Ketersediaan anggaran
Dalam pembuatan desain ilustrasi, sebaiknya melakukan estimasi perencanaan anggaran yang digunakan. Dengan mempertimbangkan anggaran desain ilustrasi maka desain ilustrasi dapat dijual dengan harga sesuai harga pasar serta berdasarkan tingkat kesulitan gambar desain ilustrasi yang dibuat.
3. Teknik pembuatan environmental graphic design
Teknik pembuatan environmental graphic design diuraikan sebagai berikut
Layout
Layout secara bahasa berarti tata letak, sedangkan secara istilah, layout mengacu pada proses menyusun, menata, mengatur, dan mengombinasikan unsur-unsur komunikasi grafis seperti teks, gambar, bidang, dan elemen desain lainnya untuk menciptakan tampilan visual yang estetis, menarik, dan persuasif. Dengan kata lain, layout adalah susunan tata letak yang mengatur penempatan elemen desain dalam sebuah media atau halaman untuk mencapai
konsep yang jelas dan terarah.
Menurut ahli desain Surianto Rustan, layout adalah tata letak elemen-elemen desain pada suatu bidang dalam media tertentu yang mendukung konsep atau pesan yang ingin disampaikan. Layout merupakan bagian mendasar dari desain grafis yang berhubungan dengan susunan teks dan visual. Keefektifan suatu desain sangat dipengaruhi oleh tata letaknya. Layout dikatakan baik jika pesan yang dirancang dapat diterima dan dipahami oleh pengguna. Selain itu, penataan layout harus direncanakan dengan baik dan terarah agar bagian-bagian yang dilihat mudah dipahami dengan cepat.
b. Pencahayaan
Pencahayaan dalam desain interior adalah elemen penting yang harus diperhatikan untuk menciptakan suasana yang diinginkan dalam sebuah ruangan, Penataan cahaya yang baik dapat meningkatkan estetika ruang dan mempengaruhi atmosfer secara keseluruhan. Pencahayaan umumnya dibagi menjadi dua jenis, yaitu pencahayaan alami yang berasal dari sumber-sumber seperti matahari dan bintang, serta pencahayaan buatan yang mencakup lilin, lampu, dan berbagai sumber cahaya lainnya. Masing-masing jenis pencahayaan ini memiliki
kelebihan dan kekurangannya sendiri.
c. Wama
Warna adalah bagian dari spektrum cahaya yang terlihat, khususnya cahaya putih yang sempuma. Tanpa cahaya, warna tidak dapat dikenali, seperti saat berada di ruangan gelap atau ketika mata tertutup, di mana wama objek tidak bisa dilihat. Demikian juga, tanpa objek untuk dilihat, warna tidak bisa diidentifikasi.
Di era digital, seorang desainer harus memahami pemilihan warna yang tepat dalam karyanya. Hal ini penting karena setiap warna membawa makna dan kesan yang berbeda. Oleh karena itu, desainer perlu memiliki kemampuan untuk menyampaikan pesan melalui grafis dengan menadukan warna-warna tertentu yang dapat mempengaruhi suasana hati, emosi, persepsi, serta menarik perhatian audiens.
d. Material desain
friendly sehingga mendukung pengalaman pengguna menjadi lebih baik. Salah satu hal Banvak desainer mulai menerapkan material desain karena hasilnya yang menarik dan ter Material desain merupakan bahasa desain yang dibuat oleh Google berorientasi pada Androi melakukan riset yang mendalam demi menghasilkan user experience menarik. Jadi, para yang menaik dari material desain adalah framework tersebut disiapkan oleh Google dergan agar lebih menarik bagi pengguna. Walaupun material desain penting untuk dijadikan sebaga desainer dapat menggunakannya sebagai referensi dalam membuat desain untuk produknya panduan, tapi perlu diingat bahwa desain produk juga harus disesuaikan dengan kebutuhan audiens.
4. Penerapan environmental graphic design
Penerapan environmental graphic design diuraikan sebagai berikut.
a. Gedung
Bangunan atau gedung adalah wujud fisik hasil pekerjaan konstruksi yang menyatu dengan tempat kedudukannya, sebagian atau seluruhnya berada di atas atau di dalam tanah dan air Gedung berfungsi sebagai tempat manusia dalam melakukan kegiatannya, baik untuk hunian atau tempat tinggal, kegiatan keagamaan, kegiatan usaha, kegiatan sosial, budaya, maupun kegiatan khusus.
b. Museum
Dalam pembuatan desain museum, perlu memperhatikan environmental graphic design. Hal tersebut dikarenakan pada saat pembuatan desain perlu memperhatikan sebuah nilai keindahan agar menghasilkan bangunan museum yang memiliki nilai estetika.
c. Toko
Toko dengan desain yang menarik akan meningkatkan minat pembeli untuk mengunjunginya. Tidak hanya itu, desain toko yang menerapkan environmental graphic design akan memiliki nilai seni yang indah dalam ruangannya. Dengan demikian, pembeli akan merasakan kenyamanan saat berbelanja,

Komentar
Posting Komentar