RANGKUMAN BAB 2 STORYBOARD DAN MOTION GRAPHIE
A. Ruang Lingkup Storyboard
Storyboard adalah serangkaian sketsa gambar yang disusun secara berurutan untuk merencanakan pembuatan film atau video. Dengan adanya storyboard, seseorang dapat dengan mudah menyampaikan ide atau gagasan cerita sehingga orang lain bisa memahami inti dari cerita yang ingin disampaikan Storyboard berfungsi sebagai alat untuk menyamakan persepsi antara pembuat dan pihak lain, sehingga ide cerita dapat dipahami sesuai dengan tujuan yang diinginkan.
4
Gambar 2.1 Storyboard
Sederhananya, storyboard merupakan papan cerita. Dalam arti luas, storyboard merupakan sebuah rangkaian sketsa gambar yang menggambarkan alur cerita. Selain itu, storyboard adalah sketsa yang dapat disusun secara berurutan dan menggambarkan perubahan penting dari adegan serta aksi dalam pengambilan gambar. Umumnya, storyboard digunakan dalam pembuatan film dan acara televisi.
1. Memahami storyboard
Storyboard adalah visualisasi ide dari aplikasi yang akan dibuat, memberikan gambaran jelas tentang hasil akhir aplikasi tersebut. Storyboard secara detail menampilkan tata letak visual adegan seperti yang terlihat melalui lensa kamera
Dalam pembuatan storyboard, penting untuk memerhatikan prinsip-prinsip dasarnya. Pembuat storyboard harus mampu merangkai centa yang baik. Untuk mencapai hal ini, mereka perlu memahami berbagai aspek film, termasuk tampilan visual yang baik, komposisi, urutan gambar, dan penyuntingan.
Storyboard umumnya disebut papan cerita. Storyboard memiliki beberapa fungsi berikut.
a. Menggambarkan alur cerita, mulai dari awal sampai akhir
b. Merencanakan proses pengambilan gambar agar lebih terstruktur.
c. Berfungsi sebagai panduan dalam seluruh tahap produksi hingga pengeditan, sehingga prosesnya lebih mudah dan hasilnya sesuai dengan rencana
d. Storyboard memiliki peran besar dalam proses pembuatan audio visual, seperti video, animasi, dan film
Selain itu, storyboard memiliki beberapa manfaat utama sebagai berikut.
a. Mengorganisir proses pengambilan gambar
Storyboard memberikan kemudahan dalam proses pengambilan gambar agar lebih efektif dan efisien. Storyboard juga dapat membantu dalam penentuan pengambilan angle gambar
b. Memudahkan dalam membuat dan memahami alur cerita
Storyboard umumnya berisikan sketsa gambar yang berurutan berdasarkan naskah sehingga akan mempermudah proses pembuatan pemahaman alur ceritanya. Dengan demikian, seluruh orang akan memiliki persepsi sama dan proses pengambilan gambar sesuai yang diinginkan.
c. Dapat mengetahui kesalahan pada bagian awal
Pembuatan storyboard dapat memudahkan orang dalam mencari tahu kesalahan pada teks narasi, penggunaan media, dan hal detail lainnya dalam storyboard. Hal ini juga dapat menghemat waktu, biaya, dan tenaga.
Adapun tujuan-tujuan yang perlu dipahami dalam storyboard diuraikan sebagai berikut.
a. Mempercepat dan memudahkan pembuatan proyek visual, misalnya film dengan durasi pendek atau jenis film berdurasi panjang
b. Memudahkan pembuat cerita dalam melakukan visualisasi dari ide yang dibuatnya.
c. Memudahkan dalam menjelaskan narasi yang tersedia di dalam cerita.
d. Memudahkan orang dalam memahami alur dan isi cerita yang ingin disampaikan.
e. Memudahkan dalam memandu tim saat membuat proyek atau pihak yang terlibat dalam produksi suatu proyek visual, baik untuk sutradara, aktor, maupun para kru yang bertugas.
2. Cara membuat storyboard
Terdapat beberapa cara pembuatan storyboard yang dijabarkan sebagai berikut.
a. Jalan cerita
Dalam membuat storyboard harus terdapat jalan cerita. Untuk membuat jalan cerita ini terdapat beberapa tahapan yang harus dilakukan.
1) Membuat timeline
Langkah pertama yang harus dilakukan yaitu membuat daftar kronologi centa atau timeline Buat urutan adegan utama sesuai urutan cerita yang akan ditampilkan dari awal sampai akhir. Hal tersebut dikarenakan urutan dalam adegan merupakan jalan cerita yang akan ditayangkan pada layar film. Buat adegan yang akan ditampilkan beserta urutannya apabila membuat storyboard untuk sebuah iklan.
2) Adegan utama dalam cerita
Storyboard umumnya dibuat agar penonton mengetahui inti cerita yang akan dituangkan ke film. Pilih sebuah adegan yang menunjukkan jalan cerita dari awal sampai akhir. Dalam hal ini, penting untuk menekankan titik balik cerita. Setelah beberapa waktu, kemungkinan terdapat perubahan cerita sehingga harus dimasukkan ke dalam storyboard. Selain itu, dapat memberikan perubahan latar belakang tempat. Apabila cerita dimulai di satu kota dan berpindah ke kota lain, pastikan hal tersebut sudah jelas tertuang di dalam ilustrasi. Apabila ingin membuat storyboard untuk iklan, prosesnya sama saja. Caranya yakni pilih gambar utama yang mewakili arah film dari awal sampai akhir. Sebagai panduan umum, perlu diingat bahwa iklan umumnya berdurasi 30 detik dan storyboard tidak boleh lebih dari 15 kerangka. Gunakan rata-rata dua detik untuk setiap kerangkanya.
3) Tentukan rincian jalan cerita
Storyboard dapat dibuat serinci mungkin, misalnya memberi sebuah ilustrasi pada setia ceritanya Apabila ingin membuat film dan memisahkan setiap adegannya, buat dafta pengambilan sebuah gambar (shot list). Kemudian pikirkan komposisi serta rinci adegannya di shot list yang terlibat dalam proses pembuatan film Storyboard yang baik vakni muc dipahami oleh setiap orang. Sutradara, juru kamera, pemilih adegan, atau orang yang
4) Tulis deskripsi di setiap kolom yang akan ditunjukkan
Langkah terakhir yaitu pikirkan cara menggambarkan setiap adegan di setiap ilustrasinya deskripsi pada setiap bagian yang penting pada masing-masing adegan Hal ini dapat Penggambaran tersebut dapat dilakukan dengan cara melihat shot list dan menuliskan membantu dalam menentukan penggambaran sebuah storyboard.
b. Desain
Selanjutnya dapat mendesain storyboard dengan langkah-langkah berikut.
1) Pilih media untuk membuat femplate
Seorang storyboard artist dapat menggambar template storyboard dengan banyak cara, misalnya membagi papan poster menjadi sebuah bingkai kosong dengan ukuran sama menggunakan penggaris dan pensil. Untuk membuat sebuah template storyboard dalam bentuk horizontal ataupun vertikal dapat menggunakan Adobe Illustrator, Microsoft PowerPoint, InDesign, storyboardthat.com, atau Amazon's Storyteller.
Ukuran kolom harus digambarkan menggunakan perbandingan aspek yang sama seperj video, contohnya 4. 3 untuk layar TV atau 16: 9 untuk fitur layar film serta dapat membel lembar dokumen khusus dengan ukuran ini. Template storyboard untuk iklan sebaiknya memiliki bentuk bingkai empat persegi panjang. Hal ini sebagai tempat memasukkan visual Apabila ingin memasukkan keterangan, pastikan terdapat celah untuk menulis deskrips video. Selain itu, harus tersedia kolom untuk audio agar dapat memasukkan dialog dan
suara atau musik.
2) Buat sketsa gambar
Pembuatan desain pada storyboard dimulai dengan membuat sebuah adegan dengan cara menggambar sketsa ke dalam template yang tersedia. Sketsa adalah konsep kasar sehingga tidak perlu dibuat dengan sempurna. Apabila sketsa dibuat pada setiap adegannya, tambah sketsa dengan beberapa elemen berikut
a) Komposisi, meliputi pencahayaan, latar depan atau latar belakang, dan palet warna.
b) Sudut pengambilan gambar oleh kamera, yakni tinggi atau rendah.
c) Jenis pengambilan film yang terdiri atas wide shot, close-up, over-the-shouldershot, dan tracking shot.
d) Properti atau objek dalam kerangka.
e) Aktor, meliputi orang-orang, binatang, dan kartun yang sedang berbicara.
f) Efek khusus.
3) Tambahkan informasi lain
Tambah informasi di bawah kolom, lalu masukkan informasi tentang hal yang terjadi pada adegan-adegan. Setelah itu, masukkan dialog yang terjadi dan tambahkan informasi tentang lamanya waktu pengambilan adegan. Kemudian beri nomor di kolom-kolom yang tersedia agar mudah dijadikan referensi saat mendiskusikan storyboard dengan orang lain.
4) Meyelesaikan storyboard-nya
Saat selesai membuat poin utama dan menyelesaikan pembuatan desain di setiap kerangka, lihat pekerjaan dan lakukan banyak perubahan akhir. Pastikan setiap kolomnya mendeskripsikan suatu tindakan yang ingin disampaikan. Kemudian, lihat deskripsi dan dialog apabila diperlukan. Pertimbangkan juga penambahan warna. Penambahan warna dapat membantu suatu ide untuk berkembang apabila ingin membuat storyboard untuk iklan.c. Sentuhan akhir storyboard
Hal terakhir yang dilakukan yakni memberikan sentuhan akhir pada storyboard. Berikut langkah-langkahnya.
1) Berpikir dalam tiga poin perspektif
Seorang seniman memiliki banyak cara untuk membuat gambar agar terlihat seperti sebuah film. Sebaiknya letakkan dalam sebuah prespektif daripada menggambar semua karakter seolah-olah berdiri pada garis horizontal yang sama. Hal yang dapat dilakukan yakni berdiri agak jauh dari kamera, lalu berdiri lebih dekat. Gambar jauh tersebut terlihat lebih kecil dengan kaki yang lebih tinggi, sedangkan gambar dekat terlihat lebih besar dengan kaki yang lebih rendah. Dengan demikian, saat ingin mengadaptasi storyboard ke sebuah film maka harus memikirkan cara mengatur pengambilan sebuah gambar.
2) Berikan alasan yang tepat ketika memotong pengambilan gambar
Memberi alasan dibalik pemotongan pengambilan gambar dapat membantu dalam menemukan suatu cara untuk membangun ketegangan dan tetap menjaga cerita berlanjut. Contohnya apabila ingin memotong satu adegan dengan lainnya, pastikan karakter dalam adegan pertama tetap maju mendekati pintu. Hal tersebut karena pemeran akan mendengar sebuah
Sketching dianggap sebagai tahap awal dalam membuat karya seni. Pada umumnya, sketching dapat dilakukan di atas kertas. Sketsa dapat berupa tulisan atau gambar. Setelah terdapat sketsa awal, kemudian dibesarkan di tembok atau media lainnya. Selain itu, dapat pula dikatakan bahwa sketching adalah konsep awal dari grafiti, mural, dan 3D art.
4. Pemilihan warna
Warna dapat memberikan pengaruh besar pada sebuah desain karena dapat membuat sesuatu yang awalnya netral menjadi lebih berwarna dan artistik. Wama berperan penting dalam pembuatan storyboard. Setiap warna memiliki arti sendiri. Setiap warna dapat mewakili pesan yang ingin disampaikan. Oleh karena itu, storyboard artist perlu memerhatikan pemilihan warna yang tepat dalam pembuatan storyboard.
Umumnya, warna dapat mengubah cara berpikir maupun cara pandang seseorang. Saal memerhatikan warna, kemungkinan merasa tidak asing bahwa warna dapat memberikan efek tenang di mata atau pikiran seseorang. Warna yang tepat akan memberi sebuah kesan yang baik pada desainer ketika membuat desain. Warna juga dapat mempresentasikan desain yang telah dibuat desainer.
a. Arti penggunaan warna
Berikut beberapa penjelasan mengenai arti warna dan penggunaannya.
1) Biru
Biru adalah warna tenang yang mewakili kecerdasan dan tanggung jawab. Pada umumnya, biru banyak digunakan pada logo bisnis. Biru juga banyak digunakan dalam institusi atau perusahaan yang telah terpercaya. Warnanya dapat disukai secara umum oleh berbagai gender sehingga warna biru adalah wama aman untuk digunakan.
2) Kuning
Warna kuning merupakan warna cerah yang memiliki arti bahagia, penuh harapan, dan positif. Sama halnya seperti warna merah, kuning terang dapat menarik perhatian orang. Warna kuning pucat dapat terlihat alami dan sehat, sedangkan untuk warna kuning neon dapat diartikan sebagai artifisial.
3) Hijau
Pada umumnya, warna hijau dikaitkan dengan alam, rumput, tanaman, atau pohon. Warma hijau juga merepresentasikan tentang pembaruan. Hijau termasuk dalam warna populer. Hal tersebut dapat dilihat dari merek-merek terkenal yang bernuansa hijau, seperti Starbucks atau Spotify
4) Merah
Warna merah pada umumnya dapat diartikan semangat, gairah, energi, dan kemarahaga Wama merah merupakan ya dapat diarkan mendominaal. Namun, warna merah dapat digunakan sebagai penstim Banafsu makan. Tidak heran banyak brand besar sepa MCD dan KFC menggunakan warna merah yang lebih dominan. Apabila ingin hasil desain menonjol, merah dapat dijadikan pilihan karena dapat menarik perhatiani orang
5) Oranye
Warma oranye merupakan warna yang melambangkan kehangatan antars wama merah dan kuning Wama oranye termasuk wama sekunder. Wama oranye dianggap sebagai wama yang energik yakni dapat meningkatkan kesehatan dan vitabilitas Oleh karena itu, lebih sering melihat warma oranye yang dapat dihubungkan dengan hal-hal kesehatan seperti vitamin C atau buah jeruk, Seseorang dapat memakai warma oranye apabila ingin membuat desain yang sedikit berbeda dan kreatif
b. Cara memilih warna yang tepat untuk desain
Berikut diuraikan mengenai beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam proses pemilihan
warna untuk desain.
1) Menentukan persona dari brand
Sebelum memilih wama untuk sebuah desain, baik logo atau desain lain, sebaiknya perlu mengenali secara mendalam tentang brand yang akan dibuat. Cari informasi mengenal target audiens dari brand yang dibuat, pria, wanita, atau semua gender. Kemudian brand yang akan dibuat termasuk mewah atau terjangkau. Lalu kenali juga brand tersebut dapat dimanfaatkan untuk orang dewasa, remaja, anak-anak, atau semua umur. Apabila sudah memahami tentang brand yang dibuat, tentu sudah memiliki gambaran tentang persona dari brand tersebut. Dengan demikian, pemilihan warna untuk desain logo akan lebih mudah ditentukan.
2) Ketahui tren
Tren pada desain setiap tahunnya akan mengalami perubahan. Namun, sebuah perusahaan tidak akan mengubah desain brand setiap tahunnya. Oleh sebab itu, pada saat membuat desain logo atau jenis desain lainnya, penting untuk mencari informasi tentang tren yang sedang populer.
Dalam pemilihan warna, dapat mencari tahu tentang wama pantone di tahun tersebut. Dengan demikian, logo brand yang digunakan akan terlihat up to date karena menggunakan warna yang sedang tren. Namun, pertimbangkan juga warna pantone tersebut memang cocok dengan persona brand atau tidak. Apabila tidak cocok, sebaiknya jangan memaksa untuk menggunakan warna tersebut.
3) Cari tahu warna yang tepat dalam industri
Industri juga sangat berpengaruh dalam pemilihan warna untuk sebuah desain. Memiliki sebuah brand tertentu perlu mengetahui warna dalam industri tersebut. Masing-masing industri sebagian besar lebih condong ke wama tertentu. Misalnya, industri teknologi umumnya menggunakan warna biru dan industri makanan umumnya menggunakan warna merah. Ketika membuat brand baru, gunakan warna yang umum tersebut. Namun, boleh berkreasi menggunakan warna lain, asalkan warna tersebut berdasar pada nilai brand yang
dibuat.
4) Pahami pengaruh warna dari sisi emosional manusia
Pahami warna dari sisi emosional. Memahami pengaruh wama terhadap emosional manusia dapat berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari, terutama mengenai makna warna yang disukai.
5. Pemilihan angle
Fotografer dapat mengarahkan kameranya ke objek yang dituju, tetapi tidak secara langsung menekan tombol shoot. Melainkan dengan mencari angle terbaik untuk menjadikan objek yang diinginkan tampak bagus atau untuk lebih memfokuskan objeknya.
menekan tombol, ada ilmu yang harus diketahui jika ingin menggunakan kamera. Salah satu ha Memotret bukan hal mudah, tetapi juga bukan hal yang sulit Walaupun terlihat sederhana hanya Angle foto sudut pengambilan objek tertentu yang umumnya dapat diterapkan ketika kamera membidik objek tersebut. Apabila terdapat objek yang sama ketika dipotret dengan sudut berbeda maka akan menghasilkan interpretasi berbeda-beda. Hal ini bergantung pada pesan yang ingin disampaikan oleh fotografer
a. Jenis-jenis angle foto
Terdapat beberapa jenis angle yang perlu diketahui oleh seorang fotografer diuraikan sebagai berikut
1) High angle
High angle aadalah teknik pengambilan gambar dari sudut yang lebih tinggi dari objek Teknik ini membuat objek tampak kecil dan memberikan kesan lemah, rendah, atau inferior Efek dari sudut ini biasanya tetap menampilkan ciri khas objek tanpa menghilangkan latar belakang di sekitarnya. Teknik ini cocok digunakan untuk berbagai jenis fotografi, seperti portrait, street photography, atau landscape, tetapi paling ideal untuk memotret benda-benda datar seperti buku atau makanan
Sunber Ntx/domonaws
Gambar 2.3 High level angle
2) Canted angle
Canted angle biasa disebut german angle atau oblique angle, Pengambilan canted angle ini disengaja dalam posisi miring sehingga menghasilkan gambar bersudut. Dengan demikian, garis horizontal di foto tidak paralel di batas bawah frame kamera. Canted angle umumnya digunakan di banyak jenis fotografi, Contohnya, portrait, landscape, dan street photography.
3) Low angle
Low angle adalah teknik fotografi di mana kamera ditempatkan lebih rendah dari objek, sehingga pengambilan gambar dilakukan dari bawah ke atas. Teknik ini membuat objek terlihat lebih kuat, tangguh, elegan, dan dominan, Sudut ini sering digunakan dalam fotografi cityscape, yang menampilkan keindahan kota dan suasana khasnya, seperti gedung-gedung tinggi atau pepohonan yang menjulang.
4) Bird eye level
Seperti namanya, teknik ini adalah teknik pengambilan gambar dari sudut pandang burung yang sedang terbang Oleh karena itu, sudut harus diambil lebih tinggi dari objek.
Sama halnya dengan teknik high angle, teknik ini dapat memosisikan kamera di atas objek, tetapi posisinya lebih tinggi lagi. Umumnya, objek dapat diambil dari lokasi yang cukup tinggi, seperti pohon, gedung, helikopter, dan pesawat terbang. Di era ini, mengambil foto menggunakan teknik ini dapat dilakukan dengan drone.
5) Frog view angle
Teknik frog view adalah teknik pengambilan gambar yang berlawanan dengan bird's eye view. Teknik ini dilakukan dengan sudut pandang yang lebih rendah dari objek, seperti melihat dari posisi mata katak. Kamera ditempatkan hampir menyentuh tanah atau sangat dekat dengan permukaan. Frog view angle biasanya digunakan untuk memotret objek seperti manusia, hewan, atau pemandangan langit dari sudut rendah.
6) Dutch angle
Dutch angle merupakan jenis bidikan kamera yang memiliki kemiringan terlihat jelas pada sumbu x di kamera. Dutch angle merupakan teknik kamera yang digunakan oleh Ekspresionis Jerman di tahun 1920-an. Jadi, sebenamya bukan bahasa Belanda. Sutradara umumnya menggunakan sudut bahasa Belanda untuk memberi isyarat kepada penonton bahwa terdapat sesuatu yang salah, membingungkan, atau meresahkan.
7) Eye level
Eye level adalah sudut pengambilan gambar yang normal dan sering digunakan, di mana lensa kamera sejajar dengan tinggi objek yang difoto. Teknik ini biasanya diterapkan untuk memotret seseorang dalam aktivitas sehari-hari, menghasilkan gambar yang menampilkan karakteristik khas dari subjek yang diambil
b. Tips mengambil angle foto menarik
Untuk menghasilkan foto yang terbaik dan menarik, dapat menerapkan tips berikut untuk
memaksimalkan angle foto
1) Gunakan sudut simetris
Pada umumnya, manusia pasti menyukal sesuatu yang rapi dan indah. Oleh karena itu, teori ini juga dapat diterapkan di dunia fotografi, seperti menciptakan foto yang simetris agar
dapat menarik perhatian
2) Meluruskan horizon dengan fitur straighten
Horizon adalah garis terjauh yang dapat dilihat oleh mata manusia. Secara sederhana, horizon merupakan garis pertemuan antara bumi dan langit yang terlihat jelas saat berada di area terbuka. Untuk memastikan tampilan horizon pada foto terlihat sejajar dan rapi, fitur straighten dapat digunakan. Fitur ini memungkinkan Anda meluruskan garis horizon yang mungkin miring akibat sudut pengambilan foto. Dengan cara ini, hasil foto menjadi lebih proporsional dan enak dipandang.
3) Terapkan rule of thirds
Fotografer hendaknya memberikan komposisi yang tepat dengan menerapkan rule of thirds untuk mendapat hasil foto yang bagus. Pada bagian foto umumnya terbagi ke dalam tiga bagian, baik vertikal maupun horizontal. Dari pembagian itu menghasilkan sembilan area dengan ukuran sama. Area itu berfungsi menentukan objek yang tersedia pada foto. Selanjutnya tentukan Point of Interest (POI) dan letakkan objek utama ke salah satu area itu. Dengan demikian maka akan dapat membuat foto secara seimbang.
4) Maksimalkan teknik panorama
Apabila hendak memotret objek secara luas maka dapat memakai teknik panorama tanpa mengganti lensa lebar: Hal ini karena teknik tersebut telah tersedia pada kamera ataupun Hp Seseorang yang hendak memotret cukup dengan berdiri di satu titik, kemudian mengambil gambar satu per satu di semua sudut. Setelah itu, dapat mengedit atau dapat menyatukan gambar menggunakan perangkat lunak maupun aplikasi edit foto lainnya.
5) Manfaatkan bingkai alami pada foto
Suatu bingkai umumnya dapat memperindah foto. Namun, bingkai yang dimaksud yaitu bingkal alami. Bingkai alami merupakan objek lain pada foto yang dapat membuat objek paling utama terletak di dalamnya. Terdapat berbagai bingkai alami yang dapat digunakan, misalnya pintu, jendola, dan dahan pohon. Dengan adanya bingkai ini, hasil foto akan semakin terlihat indah
6) Menggunakan tongsis
Bagi penyuka selfie pastinya tidak asing dengan yang namanya perangkat tongsis, tongkat selfie, atau tongkat swafoto. Alat ini tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk memotret din sendiri. Namun, dapat juga dimanfaatkan untuk memperluas angle foto
C. Penerapan Storyboard pada Desain Komu
Film adalah hasil cipta karya seni yang memiliki berbagai unsur seni agar dapat melengkapi semua kebutuhan bersifat spiritual. Dengan demikian, pembuatan film sebaiknya melalui proses pemikiran serta teknis dalam bentuk mencari gagasan maupun ide cerita. Sementara itu, proses teknis dalam bentuk keterampilan dapat mewujudkan gagasan cerita agar film dapat ditonton banyak orang Adapun genre film yang umum ditonton, yakni horor, thriller, komedi, romatis. kolosal, misteri, drama, science fiction, dan fantasi.
b. Pengertian film berdasarkan sumbernya
Adapun pengertian film berdasarkan sumbernya dijabarkan sebagai berikut.
1) Menurut Effendi
Effendi mengatakan bahwa film adalah hasil budaya dan alat yang dimanfaatkan untuk mengekspresikan suatu kesenian. Film berarti komunikasi massa yang merupakan gabungan dari banyak teknologi seperti rekaman suara serta fotografi kesenian, baik seni rupa serta seni teater sastra maupun arsitektur serta seni musik
2) Menurut Kridalaksana
Kridalaksana menyatakan bahwa film adalah lembaran tipis, benang, mudah, dan lentur yang dilapisi dengan lapisan antihalo. Hal tersebut dimanfaatkan untuk kebutuhan fotografi.
3) Menurut KBBI
Dalam KBBI, film diartikan sebagai selaput tipis yang terbuat dari seluloid pada bioskop
4) Menurut Michael Rabiger
Michael Rabiger menyatakan bahwa film memiliki sifat yang menghibur dan menarik Dengan demikian, dapat membuat penonton berpikir secara mendalam
5) Menurut Palapa dan Syamsudin
Palapa dan Syamsudin pada bukunya berpendapat bahwa film adalah sebuah media yang menggabungkan perkataan dengan gambar bergerak
c. Sejarah film
Awalnya, film dibuat oleh Lumiere Brothers pada tahun 1805. Selanjutnya, George Melies menampilkan sebuah film dengan gaya editing berjudul "Trip to The Moon" pada tahun 1899. Setelah itu, Edwin Peter membuat film berjudul "Life of In American Fireman" pada tahun 1902. Di negara Indonesia, film sempat berada pada puncak kejayaan di era 70 sampai 80-an. Orang-orang di Indonesia bersemangat menerima film yang tersedia di Indonesia. Hal ini terkait dengan kualifikasi film yang memenuhi kebutuhan psikologi maupun spiritual masyarakat Indonesia.
d. Fungsi film
Fungsi utama dari film adalah sebagai sarana hiburan yang dapat dinikmati oleh banyak orang Namun, film juga memiliki fungsi informatif, persuasif, dan edukatif. Film nasional khususnya, berperan sebagai media pendidikan untuk pembinaan generasi muda dalam rangka membangun bangsa dan karakter.
e. Jenis film
Berikut ini adalah penjelasan mengenai berbagai jenis film.
1) Film cerita, mengandung cerita yang biasanya ditayangkan di bioskop dengan menampilkan aktris atau aktor terkenal dan didistribusikan sebagai barang dagangan. Cerita yang diangkat dalam film ini bisa bersifat fiksi atau merupakan adaptasi dan kisah nyata.
2) Film berita, menampilkan fakta atau peristiwa yang benar-benar terjadi. Film berita bersifat
informatif dan ditujukan untuk disajikan kepada publik
3) Film dokumenter, adalah karya kreatif yang menggambarkan kenyataan (creative treatment of actuality), yang berbeda dari film berita, yang lebih berfokus pada rekaman peristiwa nyata.
4) Film kartun, sering diproduksi khusus untuk anak-anak. Beberapa tokoh film kartun yang terkenal termasuk Donald Duck, Mickey Mouse, dan Snow White. Mickey Mouse diciptakan oleh seniman Amerika Serikat bernama Walt Disney
f. Unsur-unsur dalam film
44
Unsur-unsur pada film dipaparkan dalam poin-poin berikut.
1) Produser, yaitu unsur paling tinggi di sebuah tim kerja produksi dalam membuat film.
2) Sutradara, merupakan unsur kedua paling penting di proses pembuatan film karena sutradara harus bertanggung jawab dalam proses pembuatan film.
3) Penulis skenario, yaitu orang yang menulis naskah film.
4) Penata kamera (kameramen), yaitu orang yang bertanggung jawab pada proses perekaman dalam pembuatan film
5) Penata artistik (art director), yakni orang yang bertugas menampilkan cita rasa artistik pada produksi sebuah film
6) Penata musik, adalah orang yang bertanggung jawab mengisi suara musik pada film.
7) Editor, merupakan orang yang bertanggung jawab pada pengeditan video atau gambar pada film
8) Pengisi dan penata suara, adalah orang yang mengisi suara pemeran atau pemain dalam pembuatan sebuah film.
9) Pemeran atau aktris dan aktor, yaitu pelaku yang memainkan cerita sehingga dapat dinikmati secara visual
Pembagian dasar film
Secara umum, fiim dapat dikelompokkan ke dalam dua kategori dasar. film cerita dan film noncerita Selain itu, terdapat pengelompokan lain yaitu film fiksi dan nonfiksi. Film cerita adalah jenis film yang dibuat berdasarkan kisah yang melibatkan aktris atau aktor, dan biasanya bersifat komersial, artinya dapat diputar di bioskop atau ditayangkan di televisi. Sebaliknya, film noncerita adalah film yang didasarkan pada kisah nyata yang dijadikan subjek utama.
h. Pembuatan film
Proses pembuatan film biasanya dimulai oleh seorang penulis yang menulis naskah cerita yang akan difilmkan. Penulis menyusun dialog dan tindakan yang akan dilakukan oleh aktor dan aktris Setelah naskah selesai, produser mengumpulkan tim untuk bekerja dalam produksi film, serta mengumpulkan dana yang diperlukan untuk membayar aktor, aktris, dan peralatan yang dibutuhkan. Dana ini biasanya diperoleh melalui peminjaman. Produser dapat bekerja di studio besar atau secara independen.
Setelah itu, aktor, aktris, dan sutradara membaca naskah untuk memahami dialog dan adegan yang harus dilakukan. Kameramen kemudian merekam adegan-adegan tersebut menggunakan kamera film. Setelah semua adegan direkam, hasil rekaman tersebut diedit dan disatukan menjadi satu film utuh dengan durasi tertentu.
Setelah film selesai diproduksi, biasanya dibuat banyak salinan yang diletakkan dalam gulungan film, Gulungan ini kemudian dikirim ke bioskop. Di bioskop, sebuah proyektor atau mesin elektrik memproyeksikan sinar melalui gulungan film tersebut, sehingga gambar-gambar muncul di layar besar untuk dinikmati oleh penonton.
Genre film
Genre adalah sebutan untuk membedakan berbagai jenis film. Film dapat bersifat fiksi, kisah nyata, atau campuran dari keduanya. Walaupun terdapat banyak film yang dapat dibuat setiap tahunnya, tetapi hanya beberapa film yang menggunakan satu genre karena umumnya menggabungkan dua genre atau lebih.
Berikut diuraikan mengenai beberapa genre film.
1 ) Aksi, adalah film yang menampilkan efek serta adegan yang mendebarkan, misalnya kejar-kejaran menggunakan mobil dan tembak-tembakan melibatkan stuntman.
escender arah bagian karakter huruf yang lebih Huispersale sabertase
Jeters adaan huruf besar Semiers heck. Pada umumnys, hund uppercase ame Counters dan spine
Counters dan spine adalah kase hunt sepers
Ear adalah detal dekor goresan melengkung Sent vs Sans Sent The Senf mem
Tooge 4. Penerapan yang
2) Petualangan, merupakan genre film petualang yang umumnya mencentakan tokoh utama Tokoh utama tersebut melakukan perjalanan untuk menyelamatkan orang terdekat atau dapat juga menyelamatkan dunia.
3) Animasi, merupakan genre film yang menggunakan karakter kartun sebagai tokoh utamanya Gambar pada film genre animasi ini digambar dengan tangan, namun sekarang lebih banyak dilakukan menggunakan komputer.
4) Persahabatan, yakni genre film persahabatan yang melibatkan dua tokoh, satu tokoh umumnya menyelamatkan lainnya dan keduanya harus dapat mengatasi masalah yang terjadi Film pesahabatan terkadang juga dapat dikombinasikan dengan komedi Film persahabatan juga dapat ditambahkan dengan emosi akibat persahabatan yang terjalin di antara kedua tokoh tersebut
5) Komedi, merupakan genre film lucu mengenai orang bodoh yang melakukan berbagai hal aneh atau menjadi bodoh serta terlibat dalam hal konyol. Dengan demikian, akan membuat penontonnya tertawa.
6) Dokumenter, adalah genre film mengenai kehidupan nyata yang dialami seseorang atau kejadian nyata seseorang. Genre ini umumnya serius dan melibatkan emosi yang kuat. contohnya Catatan Terakhir di Nusakambangan
7) Drama, merupakan genre film yang serius dan terkadang menceritakan orang sedang jatuh cinta dan harus membuat keputusan besar di dalam hidup. Genre ini mencentakan mengenal hubungan di antara manusia dan pada umumnya akan mengikuti alur dasar, satu atau dua karakter harus dapat mengatasi rintangan agar mendapatkan sesuatu yang dinginkan.
8) Tragedi, adalah genre film yang hampir sama dengan drama yakni mengenai orang yang memiliki masalah. Contohnya, sepasang suami istri yang bercerai dan keduanya harus membuktikan pada pengadilan agar hak anak jatuh ke salah satu di antaranya. Emosi atau perasaan menjadi bagian yang paling besar dari genre film ini dan penonton dapat kebingungan sampai menangis
9) Film noir, merupakan genre film drama detektif era 1940-an. Film ini umumnya mengenai kekerasan dan kriminal
10) Keluarga, genre film yang dibuat untuk seluruh keluarga. Film genre keluarga umumnya dibuat untuk anak-anak. Namun, dapat menghibur orang dewasa
11) Horor, yakni genre film yang menggunakan ketakutan sebagai daya tarik untuk penonton. Pencahayaan, musik, serta latar akan ditambahkan untuk memberi pengalaman dan sensasi dalam film.
12) Romantis, yaitu genre film yang menceritakan mengenai dua orang dari dunia yang berbeda. Namun, dua orang tersebut harus melewati rintangan bersama-sama.
13) Fiksi sains, merupakan genre film yang memiliki latar masa depan atau luar angkasa. Umumnya, film ini menceritakan dunia fiksi yang berimajinasi tentang makhluk luar angkasa atau robot
14) Thriller, merupakan genre film yang menceritakan tentang kejadian aneh, misteri, atau kriminal yang harus dipecahkan. Penonton dituntut untuk menebak sampai akhir film. Umumnya, di bagian akhir akan mengejutkan atau twist
15) Western, merupakan genre film yang mencentakan tentang koboi di Barat. Umumnya, film ini melibatkan suku Indian
2. Animasi
Animasi adalah metode di mana gambar atau objek dimanipulasi untuk menciptakan ilusi gerakan yang diatur mengikuti alur pergerakan dalam setiap jeda waktu yang terjadi. Objek yang dimaksud dapat berupa gambar manusia, hewan, tumbuhan, teks, atau bangunan Kata animasi berasal dari bahasa Latin animationem (nomina animatio), yang berarti memberi jiwa atau menghidupkan Menurut Cambridge Dictionary, definisi animasi merupakan gambar bergerak dari gambar atau model yang difoto atau dibuat oleh komputer.
2) Menurut Wikipedia Inggris, animasi adalah cara buat film dari gambar-gambar yang diam. gambar disatukan dan dimainkan dengan kecepatan agar dapat memberikan gerakan Musi
3) Menurut KBBI, animasi merupakan film yang berbentuk rangkalan lukisan atau gambar yang dapat digerakkan secara mekanik elektronis sehingga tampak di layar menjadi bergerak
4) Menurul Kamus Oxford (English), animasi adalah proses pembuatan fiim, video, dan permainan komputer dengan gambar, model, atau gambar orang, serta hewannya terlihat bergerak
5) Menurut Kamus Oxford (American English), animasi adalah fim yang gambar manusia dan hewannya akan terlihat bergerak.
6) Menurut Hallas, John dan Roger Manvell, animasi adalah seni yang memberikan penglihatan gerakan dan objek diam
7) Menurut Clarck Robinson, animasi merupakan aksi animąsi atau yang dianimasikan, memiliki kehidupan, kesenangan, ketajaman, dan kebahagiaan hidup
8) Menurut Ibiz Fernandez McGraw-Hill, animasi merupakan proses merekam dan memainkan kembali rangkaian gambar statis untuk mendapatkan sebuah ilusi pergerakan
9) Menurut Adinda dan Adjie, animasi adalah rangkaian gambar gerak cepat yang terus-menerus serta memiliki hubungan satu sama lain.
Secondary action (gerakan pendukung) adalah gerak tambahan dalam sebuah arimas B) Squash and strecth (menekan dan melentur), yaitu membuat gerak animaal seclatvie seperti alai karakter dan ekspresi agar tampak seimbang serta realistis
9) Exaggeration (malebih-lebihkani, prinsip yang dapat membuat ekspresi serta aksi kan objek dapat menekan dan melentur agar gerak karakter menjadi nyata dan menarik agar dapat lebih meyakinkan seperti karakter lucu atau seram.
101 Straight ahead and pose to pose, yakni animator yang mempersiapkan rencana pembuatan animasi mulai dari awal Pekerjaan akan dapat dimulai dan membuat gambar k menciptakan gerakan satu per satu, dan merangkai animasi.
11) Staging (tata gerak) tata gerak dalam membuat sebuah karakter dengan ekspresi au beraksi di objek satu dengan yang lain agar semua orang kenal terhadap objek atau karakte animasi
12) Appeal (daya tank karakter), prinsip pembuat animasi dengan memerhatikan baik butuknya objek seperti gambar, bentuk karakter efek suara, serta karakter animasi. Hal ini untis mendapatkan pematian semua orang agar tertarik untuk menonton
e. Kombinasi animasi
Kombinasi animasi diuraikan sebagai berikut.
1) Kombinasi dua dimensi dengan tuga dimensi merupakan teknik gabungan animasi dua dimensi dengan tiga dimensi seperti film The Road to Eldorado dan Titan.
2) Dua dimensi dengan live shot adalah teknik gabungan animasi dua dimensi dengan liv
shot, seperti film Space Jam dan Osmosis Jones.
3) Tiga dimensi dengan live shot adalah teknik gabungan animasi tiga dimensi dengan line shot, misalnya film Jurassic Park, Jurassic World, Lord of The Rings, Harry Potter, Stuart Little, dan Scooby Doo
f. Jenis-jenis animasi
Animasi memiliki dua jenis berdasarkan teknik pembuatan dan bentuk karakternya. Berik diuraikan mengenai jenis-jenis tersebut
1) Berdasarkan bentuk karakter
Berdasarkan bentuk karakternya, terdapat beberapa jenis animasi yang diuraikan sebaga berikut.
a) Animasi sel (cell animation)
Animasi sel adalah salah satu bentuk animasi tertua yang muncul di awal abad ke-20 Istilah cell berasal dari kata celluloid, yaitu bahan yang digunakan untuk membuat film gambar bergerak pada masa lalu. Animasi sel dibuat dengan menggunakan beberapa lembar animasi tunggal pada setiap sel yang terpisah. Sel-sel ini kemudian digerakkan untuk menghasilkan animasi yang utuh dan sempurna. Animasi sel pertama kali diciptakan oleh Earl Hud dan John Bray pada tahun 1914 untuk memudahkan proses pembuatan animasi.
Proses pembuatan animasi sel dimulai dengan serangkaian gambar objek yang kemudian ditransfer ke lembaran plastik transparan (celluloid transparent) dan diwarnai oleh departemen Ink and Paint.
Setelah itu, film direkam menggunakan kamera multiplane di ruangan gelap, dan objek bergerak dibuat secara terpisah menggunakan aturan latar depan (foreground) dan latar belakang (background). Strategi ini digunakan oleh para animator untuk menghasilkan gambar dalam jumlah yang banyak. Sekarang ini, animasi tradisional digunakan pada laptop atau komputer, seperti Pinocchio (1940), Animal Farm, Tom & Jerry, Akira, dan The Brak Show.
b) Animasi stop motion
Animasi stop motion adalah film animasi yang dapat dibuat menggunakan teknik manipulasi objek gambar dan difoto secara individu dengan gerakan demi gerakan. Dengan demikian, dapat muncul gerakan secara independen ketika rekaman foto diputar
Stop motion, umumnya dikenal dengan animasi claymation karena model pembuatannya menggunakan tanah liat. Terdapat model lain yang dapat digunakan, seperti boneka dan plastisin. Stop motion juga dapat dibuat menggunakan bahan karakter dari kertas, kain, dan foto. Karakter ini lebih dikenal dengan animasi cut out.
Pada zaman yang berkembang ini, pembuatan karakter animasi stop motion semabre beragam dan lebih sempurna. Film animasi stop motion, seperti The Nightmare Before Christmas (1993), Mary and Max (2009), Coraline (2009), The Boxtrolls (2014), Anomalig (2015), Kubo and the Two Strings (2016), Isle of Dogs (2018), dan Missing Link (2019) Beberapa contoh film animasi tersebut merupakan gambaran karakter animasi stop motion menggunakan teknik gerak sempurna
c) Animasi 2D
Animasi dua dimensi, yang sering disebut sebagai film kartun, ditandai dengan karakter dan objek yang dibuat dalam ruang dua dimensi, yaitu memiliki panjang (sumbu x) dan tinggi (sumbu y) Objek dua dimensi yang berasal dari sketsa atau gambar dapat digerakkan secara berurutan dalam media komputer, menghasilkan gambar bergerak yang tampak hidup
Animasi dua dimensi merupakan bentuk animasi utama dalam film kartun. Selain itu, animasi 2D juga digunakan dalam berbagai keperluan lain seperti animasi video pemasaran, promosi perusahaan, iklan, video game, dan materi pendidikan. Kartun dua dimensi, seperti Tom & Jerry, Scooby Doo, dan Spongebob Squarepants
d) Animasi 3D
Animasi tiga dimensi merupakan jenis animasi yang dapat diciptakan dari gambar bergerak di ruang digital tiga dimensi. Seseorang dapat membuat animasi tiga dimensi dengan memanipulasi objek tiga dimensi menggunakan perangkat lunak komputer. misalnya 3Ds Max, Blender, Maya, dan Cinema 4D. Proses pembuatan animasi ini dibagi ke tiga tahapan, yakni modelling, layout and animation, dan rendering
Tahap modeling adalah proses membuat objek tiga dimensi maupun karakter pada PC atau laptop, sedangkan tahap layout and animation adalah proses aturan letak objek serta gerakan objek tiga dimensi agar objek menjadi lebih hidup. Sementara itu, tahap rendering adalah tahap pengolahan seluruh proyek, mulai awal sampai akhir agar mendapat sebuah hasil film animasi yang bagus dan menarik. Cara membuat animasi tiga dimensi ini kebanyakan dikerjakan melalui perangkat lunak seperti komputer atau disebut GCI. Animasi tiga dimensi adalah pengembangan dari animasi dua dimensi. Hal yang membedakan antara dua dimensi dengan tiga dimensi yakni model serta objeknya. Adapun film-film animasi tiga dimensi, misalnya Toy Story 2, Finding Nemo, Happy Feet, Bugs Life, AntZ, Ice Age, dan Monster Inc.
e) Motion graphics
Motion graphics adalah bentuk animasi yang berfokus pada pergerakan elemen grafis, teks, dan bentuk. Motion graphics biasanya digunakan untuk iklan, video penjelasan, animasi judul film, penyampalan cerita, branding, promosi produk, serta animasi logo.
f) Animasi Jepang (anime)
Animasi bergaya Jepang umumnya disebut anime. Animasi ini memiliki ciri khas yang berbeda daripada animasi Eropa atau Amerika. Cara membuat anime dapat menggambarnya di kertas dengan tangan maupun di komputer CGI, Anime umumnya berawal dari komik Jepang atau umumnya disebut manga dan novel grafis. Genre anime ini memiliki banyak jenis seperti dewasa dan anak-anak. Adapun banyak anime terkenal, seperti Kimi ni Todoke, My Neighbot Toroto, Princess Mononoke, Spirites Away, NiNoKuni, Modest Heroes, dan A Whisker Away. Sementara itu, anime bergenre anak, seperti Stand By Me Doraemon (2014), Doraemon (1979), Detective Conan (1996), Hataraku Saibou (2018), Captain Tsubasa (1983), Chibi Maruko-chan (1995), Tetsuwan Atom (1980), dan Tottoko Hamtarou (2000).
2) Berdasarkan teknik pembuatannya
Adapun jenis animasi berdasarkan teknik pembuatannya diuraikan sebagai berikut.
a) Animasi frame
Teknik pembuatan animasi menggunakan serangkaian gambar bergerak secara bergantian dalam satuan frame per second (fps) disebut animasi frame. Animasi frame dibuat dari Adobe Flash atau Animate. Melalui flash dapat dibuat animasi frame by frame dan animasi Iweening Pembuatan frame by frame dapat dengan menggerakkan objek dengan urut, kemudian memberi kecepatan tertentu. Dengan demikian, gambar berurutan tersebut akan tampak bergerak. Sementara itu, tweening dapat dimanfaatka Untuk pembuatan gerak secara teratur menggunakan prinsip objek pada frame di awal dan akhir. Kemudian frame lainnya dapat dibuat secara otomatis
b) Animasi path
Animasi path adalah teknik animasi di mana objek digerakkan mengikuti jalur atau gans yang telah ditentukan. Objek yang telah dibuat sebelumnya akan bergerak mengikut lintasan dari titik awal hingga titik akhir, seperti contoh animasi kereta api yang mengikut rel. Animator sering kali membuat animasi path yang berulang, sehingga objek dapat bergerak berulang kali dalam durasi waktu tertentu
c) Animasi spline
Animasi spline dapat dibuat untuk menggerakkan objek dengan mengikuti garis lintasan berbentuk kurva secara matematis. Berdasarkan hasilnya, animasi spline ini terlihat lebih halus dibandingkan animasi path. Untuk mencoba membuat animasi ini dapat menggunakan software Flash atau Adobe Animate. Dalam pembuatannya, sebaiknya menambahkan action script agar menghasilkan lintasan kurva secara matematis dan menjadi animasi spline.
d) Animasi sprite
Animasi ini bisa digunakan untuk membuat semua objek dapat bergerak dengan mandin (sprite) menggunakan tampilan background diam (statis). Hal ini tentunya berbeda dengan frame by frame dan animasi sel karena animasi sprite ini umumnya membuat sebuah objek bergerak dalam waktu yang berbeda. Hal tersebut karena animasi ini memiliki fps yang tidak sama Contoh animasi ini, yaitu pantulan bola, burung yang terbang, dan rotasi galaksi maupun planet.
e) Animasi clay
Animasi clay, yang juga dikenal sebagai animasi boneka, dibuat dengan menggunakan model boneka dari tanah liat atau bahan lainnya. Teknik ini menggunakan metode stop motion, di mana boneka digerakkan secara perlahan-lahan, dan setiap gerakan kecil difoto satu per satu secara berurutan. Setelah semua gambar diambil, foto-foto tersebut dirangkai berurutan untuk menciptakan ilusi gerakan yang nyata dan unik. Beberapa contoh animasi clay yang terkenal termasuk Gumby, Wallace and Gromit, Robot Chicken, Bob the Builder, dan Shaun the Sheep.
f) Animasi karakter
Animasi ini umumnya berkaitan dengan proses film tiga dimensi. Pembuatan film ini harus membuat rencana prinsip pembuatan karakter objek dengan model ekspresi, bentuk, dan gerak nyata untuk menciptakan animasi menarik. Pembuatan animasi karakter umumnya menggunakan PC atau laptop. Untuk rancangan sketsa modelnya dilakukan secara manual, kemudian membuat modelling di PC atau laptop. Setelah selesai, dapat melakukan proses editing dengan cara menambah efek-efek serta suara masing-masing karakter.
g) Animasi vektor
Animasi yang pembuatannya dalam bentuk grafis vektor disebut animasi vektor. Animasi vektor memiliki tampilan grafis yang halus. Selain itu, animasi ini memiliki kualitas yang jernih karena resolusinya tinggi walaupun ukurannya diubah.
Program yang umumnya digunakan dalam pengerjaan animasi ini adalah Adobe Fla Format vektor paling aya diguna Al, AutoCAD DXF (DXF), Computer Graphics Metal (CGM), Encapsulated PostScript (EPS), dan Portable Document Format (PDF) Pembust fim juga dapat menggunatcher (EP Extended Vector Animation (EVA) yang merupakan ktor berbasis web. Format tersebut paling populer di Jepang format file vektor
Video adalah istilah yang telah ada sejak puluhan tahun lalu dan terus digunakan hingga saat ini. Platform seperti YouTube, TikTok, dan Instagram adalah contoh media yang digunakan untuk memutar video. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk mengunggah dan mengunduh video Jenis video sangat beragam, seperti video perjalanan dan video pemikahan. Secara historis, kata "video" berasal dan kata kerja Latin "videre" yang berar's "melihat," kemudian muncul istilah baru "viddy," yang akhimya berubah menjadi "video" Secara umum, video didefinisikan sebagai rekaman gambar visual bergerak yang dapat dibuat secara digital atau disimpan pada kaset
Program yang umumnya digunakan dalam pengerjaan animasi ini adalah Adobe Fla Format vektor paling aya diguna Al, AutoCAD DXF (DXF), Computer Graphics Metal (CGM), Encapsulated PostScript (EPS), dan Portable Document Format (PDF) Pembust fim juga dapat menggunatcher (EP Extended Vector Animation (EVA) yang merupakan ktor berbasis web. Format tersebut paling populer di Jepang format file vektor
Video adalah istilah yang telah ada sejak puluhan tahun lalu dan terus digunakan hingga saat ini. Platform seperti YouTube, TikTok, dan Instagram adalah contoh media yang digunakan untuk memutar video. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk mengunggah dan mengunduh video Jenis video sangat beragam, seperti video perjalanan dan video pemikahan. Secara historis, kata "video" berasal dan kata kerja Latin "videre" yang berar's "melihat," kemudian muncul istilah baru "viddy," yang akhimya berubah menjadi "video" Secara umum, video didefinisikan sebagai rekaman gambar visual bergerak yang dapat dibuat secara digital atau disimpan pada kaset
a. Video menurut para ahli
Berikut diuraikan pengertian video menurut para ahli.
1) Menurut Arief S. Sadiman, video merupakan suatu media pengirim pesan yang dapat menampilkan suara serta gambar bergerak. Pesan tersebut dapat berupa fakta (berita atau kejadian dan peristiwa yang penting) ataupun fiktif (cerita rekayasa) yang dapat mengedukasi
atau hanya bersifat informasi
2) Menurut Azhar Arsyad, video merupakan media elektronik untuk merekam, menyalin memutar ulang, menyiarkan, dan menampilkan media visual bergerak.
3) Menurut Cecep Kustandi, video merupakan alat yang dapat memaparkan proses. menyajikan informasi, mengajarkan keterampilan, memengaruhi sikap, menyingkat atau memperlambat waktu, dan menjelaskan konsep-konsep rumit.
4) Menurut Daryanto, video merupakan rekaman secara digital dari sebuah gambar atau
kumpulan gambar (film atau animasi).

Komentar
Posting Komentar